Plt Kadinas Pendidikan Tuban Pastikan Penanganan Cepat Kerusakan Bangunan SDN Kutorejo III, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

  • Whatsapp

Loading

Plt Kadinas Pendidikan Tuban Pastikan Penanganan Cepat Kerusakan Bangunan SDN Kutorejo III, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

Tubankab – Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Pendidikan bergerak cepat menangani kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kutorejo III, Kecamatan Tuban. Langkah penanganan langsung dilakukan guna memastikan keamanan lingkungan sekolah sekaligus menjamin kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Irma Putri Kartika, menjelaskan bahwa kejadian robohnya sosoran atap teras terjadi pada siang menjelang sore hari setelah seluruh kegiatan pembelajaran selesai dilaksanakan.
“Kejadian ini berlangsung setelah proses belajar mengajar berakhir, sehingga tidak ada siswa maupun tenaga pendidik yang berada di lokasi terdampak. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” ungkap Irma.
Ia menambahkan, kondisi tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tinggal di depan sekolah dan segera dilaporkan kepada pihak terkait. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Dinas Pendidikan bersama Dinas PUPR Kabupaten Tuban langsung melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kondisi bangunan dan kebutuhan penanganannya.
Berdasarkan hasil asesmen awal, bagian yang roboh merupakan sosoran atap teras di luar ruang kelas 6 yang berada di lantai dua. Kerusakan diduga disebabkan oleh material kayu penyangga yang telah mengalami pelapukan.
“Dari hasil pengecekan sementara, bagian yang mengalami kerusakan adalah sosoran atap teras luar di lantai dua. Dugaan sementara karena beberapa komponen kayu penyangga sudah lapuk,” jelasnya.
Dampak kejadian tersebut mengenai dua ruang kelas di lantai atas, yaitu ruang kelas 5 dan kelas 6. Meski demikian, Dinas Pendidikan memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung dengan penyesuaian lokasi belajar.
“Keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama. Untuk sementara, ruang kelas yang terdampak tidak digunakan dan kegiatan belajar dialihkan ke ruang kelas di lantai bawah dengan pengaturan jadwal masuk pagi dan siang. Dengan skema ini, proses pembelajaran tetap berjalan tanpa mengurangi hak belajar anak-anak,” tegas Irma.
Sebagai langkah tanggap darurat, penanganan awal langsung dilakukan pada malam hari dengan melibatkan tenaga profesional untuk mengamankan area terdampak dan mencegah risiko kerusakan lanjutan.
“Malam ini juga kami lakukan penanganan awal bersama tenaga profesional. Apabila diperlukan, pekerjaan akan dilanjutkan hingga besok agar kondisi bangunan benar-benar aman dan tertangani dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irma menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan telah melaporkan kondisi tersebut dan mengusulkan dukungan anggaran melalui Perubahan APBD Tahun 2026 guna mendukung perbaikan secara menyeluruh.
“Kami telah melaporkan kejadian dan mengusulkan kebutuhan anggaran pada PAPBD 2026. Harapannya, penanganan tidak hanya bersifat darurat, tetapi dapat dilakukan secara tuntas sehingga keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar di SDN Kutorejo III dapat kembali optimal,” pungkasnya.

 

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait