Bhayangkari Lombok Utara Galang Gerakan Peduli Lingkungan di Jantung Hutan Pusuk

  • Whatsapp
Bhayangkari
Momentum HKGB ke-73, Ny. Heny Agus Purwanta: โ€œMenjaga Alam Adalah Wujud Syukur dan Cinta untuk Generasi Mendatangโ€

Loading

XPOSE TV//Lombok Utara, NTB โ€“ Bhayangkari Lombok Utara Galang gerakan peduli lingkungan hidup, Jumat (17/10) pagi hari, dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 tahun 2025, Bhayangkari Cabang Lombok Utara menggelar kegiatan Peduli Sampah dan Kelestarian Satwa di kawasan hutan lindung Pusuk, Dusun Bentek, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Minggu (19/10/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 131 anggota Bhayangkari, Polwan, 25 siswa dan guru SDN 1 Menggala, serta 20 personel dari Dinas Lingkungan Hidup Lombok Utara. Mereka menyisir jalur sepanjang dua kilometer di kawasan hutan Pusuk dan berhasil mengumpulkan lebih dari satu ton sampah plastik dan material non-organik yang mencemari jalur wisata tersebut.

Bhayangkari
Bhayangkari Lombok Utara Galang Gerakan Peduli Lingkungan di Jantung Hutan Pusuk

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata Bhayangkari terhadap lingkungan dan satwa di wilayah hutan Pusuk yang merupakan salah satu ikon alam Kabupaten Lombok Utara.

โ€œPusuk adalah hadiah indah dari Allah SWT yang bisa kita nikmati saat perjalanan menuju Lombok Utara dan kembali ke Mataram. Hamparan perbukitan dan lembahnya yang berpenghuni kawanan monyet serta anjing liar adalah mahakarya alam yang sempurna. Sangat disayangkan bila keindahan ini dirusak oleh sampah di kiri kanan jalan,โ€ ujar Ny. Heny.

Ia menegaskan, Bhayangkari ingin mewariskan keindahan Pusuk kepada generasi penerus hingga ribuan tahun mendatang. Melalui kegiatan ini, pihaknya juga menanamkan kesadaran cinta lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini.

โ€œAnak-anak SD yang sekarang berusia 10 tahun akan menjadi pemimpin 10 hingga 30 tahun mendatang. Pusuk yang bersih dan indah akan menjadi tanggung jawab mereka di masa depan. Karena itu, rasa tanggung jawab terhadap lingkungan harus ditanamkan terus-menerus sejak kecil,โ€ katanya.

Menurutnya, fakta bahwa lebih dari satu ton sampah ditemukan hanya di sepanjang dua kilometer jalan menjadi peringatan serius bagi semua pihak. โ€œSebagian besar sampah adalah plastik, botol kaca, dan material logam yang tidak akan terurai hingga ratusan tahun. Ini hal yang menyedihkan dan patut menjadi refleksi kita bersama,โ€ ujarnya.

Ny. Heny menambahkan, kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari para pedagang di sekitar kawasan Pusuk. Banyak di antara mereka yang menyatakan siap menjaga kebersihan dengan menyediakan kantong sampah bagi pelanggan.

โ€œLangkah kecil ini kami harapkan menjadi kebiasaan baik. Kebersihan lingkungan adalah bagian dari keimanan bagi umat Islam dan juga bentuk syukur bagi seluruh umat beragama. Menjaga alam berarti kita mencintai generasi penerus kita,โ€ tegasnya.

Ny. Heny memastikan, kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin Bhayangkari Cabang Lombok Utara. Selain Pusuk, pihaknya juga akan fokus pada kebersihan area publik lain seperti laut, dermaga, dan kawasan wisata. โ€œIni juga menjadi bentuk edukasi bagi anak-anak sekolah agar tumbuh menjadi generasi yang menjaga keindahan Lombok Utara,โ€ imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD BLUT Kabupaten Lombok Utara, Wiratmo, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah Bhayangkari Lombok Utara yang dinilai memberi contoh konkret tentang sinergi masyarakat dan lembaga sosial dalam menjaga lingkungan.

โ€œKami dari Dinas Lingkungan Hidup sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Ibu Kapolres dan Ibu-Ibu Bhayangkari. Pusuk adalah gerbang masuk ke Lombok Utara, sehingga kebersihan dan kelestariannya harus menjadi perhatian bersama,โ€ ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah melalui UPTD terus mengampanyekan edukasi tentang bahaya sampah plastik kepada masyarakat, termasuk penerapan kebijakan pembatasan kantong plastik sekali pakai melalui surat edaran Bupati.

โ€œKebijakan ini sudah diterapkan di ritel modern dan toko-toko lokal. Di dunia pendidikan, kami juga terus membina sekolah melalui program Adiwiyata untuk membentuk karakter anak-anak yang peduli terhadap lingkungan,โ€ katanya.

Wiratmo berharap kegiatan Bhayangkari Lombok Utara dapat menjadi inspirasi bagi organisasi sosial lainnya untuk ikut berkontribusi menjaga kelestarian alam di daerah.

โ€œMari bersama-sama membantu pemerintah menjaga lingkungan untuk keberlangsungan hidup anak cucu kita. Gerakan seperti ini harus terus berlanjut agar kesadaran ekologis tumbuh di setiap lapisan masyarakat,โ€ tuturnya.

Kegiatan Peduli Sampah dan Kelestarian Satwa Bhayangkari Lombok Utara di Pusuk ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HKGB ke-73, tetapi juga simbol kebangkitan gerakan sosial ekologis di daerah. Di tengah ancaman kerusakan lingkungan, Bhayangkari Lombok Utara menegaskan peran perempuan sebagai motor penggerak perubahan menjaga bumi, menjaga kehidupan.

Narsum: Humas Bhayangkari.ย 

Red: H A

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ CATATAN REDAKSI: ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.๐Ÿ‘ Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. I’ve been browsing online more than three hours today, yet I never found any interesting article like yours. It is pretty worth enough for me. In my view, if all website owners and bloggers made good content as you did, the internet will be a lot more useful than ever before.