![]()
xposetv.live//BOALEMO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo menggelar Rapat Paripurna ke-41 dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung DPRD Boalemo, Kecamatan Tilamuta, Senin (30/3/2026).
Baca Juga: seleksi-sekda-boalemo-disorot-dprd-tekankan-transparansi-dan-profesionalisme/
Baca Juga: fraksi-partai-golkar-dprd-boalemo-desak-pemerataan-pembangunan-dalam-paripurna-lkpj-2025/
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan dan anggota DPRD, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Dalam forum resmi tersebut, Fraksi NasDem DPRD Boalemo memberikan sorotan tajam terhadap kinerja OPD, khususnya dalam hal realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi yang dinilai masih jauh dari target.
Berdasarkan data yang disampaikan, capaian PAD dari sektor retribusi hanya mencapai sekitar 63 persen dari target yang telah ditetapkan.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Boalemo, Arman Naway, S.H, menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan fiskal yang semakin berat akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Ia mendorong seluruh OPD agar lebih serius dan inovatif dalam menggali potensi PAD, sehingga tidak terus bergantung pada dana transfer pusat.
Menurutnya, peningkatan kinerja dalam pengelolaan PAD merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Oleh karena itu, ia berharap ke depan target penerimaan pajak dan retribusi daerah dapat ditingkatkan secara signifikan dengan strategi yang terukur, transparan, dan akuntabel.
Melalui rapat paripurna ini, DPRD Boalemo berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja OPD, sekaligus menjadikannya sebagai momentum untuk memperbaiki capaian pendapatan daerah pada tahun anggaran berikutnya.*Red.






































