XPOSE TV//Sumbawa Barat, NTB – Momentum HUT TNI Ke 78 bertempat di Lapangan Upacara Makodim Jln. Labuan Balat No.3 Kelurahan Bugis Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Upacara Peringatan HUT TNI ke-78 Tahun 2023 Kodim 1628/Sumbawa Barat Turut diHadiri dalam kegiatan upacara ulang tahun TNI -78, Kamis tanggal 05 Oktober 2023 Pukul 08.00 Wita.
Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H.W.
Musyafirin MM., Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifudin S.T., Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas (Mantan Bupati) Dr. K.H., Zulkifli Muhadli, S.H., M.M.,
Wakapolres Sumbawa Barat
Kompol Didi Haryanto, S.H.,
Wakil Ketua II DPRD Kab. Sumbawa Barat Merliza.,S.Sos., Kasi Pidsus mewakili Kajari Sumbawa Barat Irwan SH. Perwakilan BNN Kab. Sumbawa Barat. Perwakilan Pengadilan Negeri Kab. Sumbawa Barat. Dan Para tamu undangan lainnya.
Pejabat Upacara HUT TNI ke-78 sebagai Inspektur Upacara
Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol. Inf. Octavian Englana Partadimaja. Serta Komandan Upacara Danramil 1628-05/Jereweh Kapten Inf Mahfud Dan Perwira Upacara Pasi Pers Kodim 1628/Sumbawa Barat Kapten Cba Suwondo.
Upacara Momentum HUT TNI Ke-78 Dengan Susunan Pasukan
3 SST Anggota Kodim 1628/Sumbawa Barat.
1 SST Anggota Brimob Kompi B Sumbawa Barat.
1 SST Anggota Polres Sumbawa Barat.
1 SST Anggota Komcad Kab. Sumbawa Barat
1 SST Anggota Pol-PP Kab. Sumbawa Barat.
1 SST Anggota Dishub Kab. Sumbawa Barat.
1 SST Anggota BPBD Kab. Sumbawa Barat.
1 SST Anggota Damkar Kab. Sumbawa Barat.
Dandim 1628/SB selaku Insfektur Upacara sekaligus Pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia. Tanda Kebesaran Penganugerahan Tanda Kehormatan Negara Republik Indonesia. Serta pembacaan Amanat Panglima TNI Pada Upacara Peringatan HUT Ke-78 Tentara nasional Indonesia.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Syaloom, Om Swastyastu.
Para Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil TNI yang saya cintai dan saya banggakan dimanapun berada dan bertugas.
Sebagai insan yang bertakwa, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat dan karunianya, pada hari ini kita dapat hadir pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke 78 Tentara Nasional Indonesia dalam keadaan sehat wal’afiat.
Para peserta upacara yang saya banggakan, TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 78 tahun.
Berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dan tumpah darah telah berhasil diatasi dengan baik.
Berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei di tanah air TNI telah mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, loyalitas dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini.
Terlepas dari kepercayaan masyarakat dan prestasi yang telah kita raih, TNI tidak boleh terlena
karena beragam tantangan yang sedang dan akan kita hadapi tidaklah ringan. Setelah Pandemi
Covid-19 mereda, dunia saat ini sedang berusaha memulihkan diri dari krisis pangan, krisis energi
dan krisis finansial.
Situasi geopolitik dan ekonomi juga dipenuhi dengan ketidakpastian akibat konflik dan krisis di berbagai belahan dunia. Di lingkup nasional, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks.
Untuk itu, Momentum HUT TNI ke-78 , harus kita jadikan sebagai bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern, dan tangguh.
Para peserta upacara yang saya hormati, Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 TNI pada tahun 2023 ini, mengusung tema “TNI PATRIOT NKRI, PENGAWAL DEMOKRASI UNTUK INDONESIA MAJU”, yang mengandung makna, bahwa kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara, berkomitmen untuk bersinerg idengan seluruh komponen bangsa lainnya dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju dan sejahtera.
Tema ini pada momentum HUT TNI Ke-78 kita angkat karena salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia dalam waktu dekat adalah pemilihan umum serentak tahun 2024.
Dimana akan dilaksanakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota legislatif serta Pilkada serentak di 548 daerah; yaitu pada 38 Provinsi, 415 Kabupaten dan 98 Kotamadya.
Kelancaran dan kesuksesan agenda pesta demokrasi tersebut akan sangat menentukan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan.
Untuk menyikapi kondisi tersebut, para prajurit TNI dituntut untuk peka dan antisipatif terhadap dinamika dan perkembangan situasi bangsa. TNI berkomitmen untuk menjamin keamanan dan kelancaran dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung dengan aman, damai dan sejuk.
“Para peserta upacara yang berbahagia, Menghadapi spektrum ancaman ke depan yang semakin luas dan kompleks, tidak terlepas dari dua hal yang sangat menentukan, yaitu perkembangan teknologi dan sistem pertahanan.”
Negara akan hadir untuk terus meningkatkan kapabilitas pertahanan yang relevan dengan perkembangan teknologi militer terkini, sehingga TNI dapat menjadi kekuatan pertahanan negara yang modern dan mampu berperan aktif serta memiliki daya getar tinggi di lingkungan strategis, regional maupun global. Pembangunan dan modernisasi kekuatan TNI saat ini tengah dilakukan secara bertahap.
Hal tersebut akan terus dilaksanakan dalam rangka
menjaga kesinambungan, sesuai dengan kemampuan negara. TNI harus terus melakukan adopsi, inovasi dan rekayasa teknologi mutakhir.
Memberdayakan industri pertahanan global dengan memegang teguh semangat kemandirian melalui penguatan industri pertahanan dalam negeri, guna tercapainya postur TNI yang
diharapkan.
Selain itu, penguatan budaya strategis prajurit TNI harus tetap menjadi pagar serta fondasi utama dalam pertahanan, yaitu TNI yang semakin profesional dan manunggal dengan rakyat. Sebagai bentuk perwujudan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (total defence system), yang melibatkan seluruh warga
negara, wilayah maupun sumber daya nasional lainnya, untuk menegakkan kedaulatan negara,
melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.
Para peserta upacara yang berbahagia,
Sebelum mengakhiri amanat ini, beberapa penekanan saya untuk dipedomani:
Pertama, tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, sebagai landasan
mental pada setiap pelaksanaan tugas,
Kedua, pegang teguh amanat Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta jaga
terus kemanunggalan dan kepercayaan rakyat kepada TNI.
Ketiga, laksanakan komitmen netralitas TNI. Ikuti peraturan, pedoman, dan perintah yang telah
diberikan terkait cara bersikap dan bertindak dalam tahapan pesta demokrasi lima tahunan ini,
Keempat, jalin komunikasi, kerjasama dan sinergitas dengan POLRI, kementrian/lembaga
dan komponen bangsa yang lainnya demi tercapainya stabilitas keamanan nasional yang aman, damai dan sejuk,
Kelima, jaga nama baik TNI dimanapun berada, selalu ingat bahwa tindakan sekecil apapun akan berdampak pada institusi TNI secara umum. Selamat bekerja dan mengabdi untuk nusa dan bangsa. Semoga Tuhan Yang Maha Esa,
Allah Subhanahu Wa Ta’ala, selalu meridhoi setiap langkah pengabdian kita, demi bangsa dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama.
“Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia.”
“TNI Patriot NKRI, Pengawal Demokrasi Untuk
Indonesia Maju”.
“Sekian dan terima kasih, Wassalammu’alaikum Warahmatullahi. Wabarakatuh., Syaloom, Om shanti shanti shanti om.” tutupnya.
Upacara Selesai Pasukan dapat di istrahatkan di lanjutkan dengan acara syukur dengan aman dan lancar.
Narsum: Boent Intl
Red: Kabiro Busran, S. Ip






































