Kunjungi Ternak Lamongan Khofifah Sebut Sapi Kurban Jawa Timur Aman Sehat

  • Whatsapp

Loading

XPOSE TV – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur menjelang Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman, sehat, dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan ke Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur di Dusun Banyuurip, Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Minggu 24 Mei 2026.

Dalam kunjungannya, Khofifah mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur rutin menyalurkan bantuan hewan kurban ke masjid-masjid agung di berbagai daerah melalui Dewan Masjid Indonesia dengan dukungan anggaran dari Biro Kesejahteraan Rakyat.

Selain itu, terdapat pula sejumlah elemen masyarakat yang mengajukan bantuan hewan kurban di luar program tersebut. Karena itu, pemerintah ingin memastikan stok sapi kurban di Jawa Timur tetap aman dan sehat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa ketersediaan stok hewan kurban terutama sapi di Jawa Timur ini cukup, aman kondisinya, dan sehat. Ini menjadi penting supaya masyarakat yang membutuhkan hewan kurban merasa tenang,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini banyak titik peternakan yang dapat dikunjungi masyarakat untuk mengecek langsung kondisi sapi kurban, termasuk di wilayah Gunungrejo, Lamongan.

Khofifah juga mengapresiasi semangat para peternak yang dinilai tetap optimistis di tengah dinamika ekonomi masyarakat. Bahkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, tingkat penjualan sapi kurban tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Semangat masyarakat untuk menjalankan ibadah kurban sangat tinggi. Tingkat penjualan sapi untuk hewan kurban juga meningkat dibanding tahun lalu,” katanya.

Ia menambahkan, peluang peningkatan penjualan masih terbuka hingga Hari Tasyrik karena saat ini masih memasuki 7 Dzulhijjah. “Masih ada potensi peningkatan penjualan dalam lima hari ke depan sampai Hari Tasyrik nanti,” tuturnya.

Ketua Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur, Suparto, untuk kebutuhan Iduladha tahun ini, pihak koperasi menyiapkan sekitar 320 ekor sapi kurban. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen atau sekitar 268 ekor telah terjual ke sejumlah daerah seperti Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Menurut Suparto, tingginya minat masyarakat berkurban tahun ini menunjukkan semangat ibadah yang tetap kuat meski harga sapi mengalami kenaikan. Ia menjelaskan harga sapi kurban tahun ini naik dari sekitar Rp. 58 ribu per kilogram menjadi Rp. 62 ribu per kilogram. Namun kenaikan tersebut tidak mengurangi antusiasme masyarakat untuk membeli hewan kurban.

“Antusias masyarakat untuk beribadah kurban luar biasa. Itu terbukti dengan peningkatan penjualan tahun ini,” katanya.

Di sisi lain, Suparto mengaku para peternak sangat terbantu dengan program pemerintah, khususnya vaksin gratis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta inseminasi buatan gratis dari Dinas Peternakan.

Khofifah turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan karena dinilai menjadi salah satu daerah dengan ketersediaan sapi terbesar di Jawa Timur. Menurutnya, informasi mengenai kondisi stok sapi kurban yang aman dan sehat perlu disampaikan secara luas, tidak hanya untuk masyarakat Jawa Timur tetapi juga daerah lain di Indonesia.

 

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait