![]()
xposetv.live//BOALEMO – Kabupaten Boalemo resmi mendapatkan alokasi 6 titik Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) pada tahun 2026 setelah melakukan koordinasi bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Senin (6/4/2026).
Baca Juga: pemda-dprd-boalemo-jemput-dukungan-kemenkeu-perkuat-fondasi-fiskal-daerah/
Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat penataan ruang yang terarah, sekaligus membuka kran investasi dan mempercepat pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPRD Boalemo, Iwan Woluwo, bersama Ketua Fraksi Demokrat, Hardi Syam Mopangga, turut mendampingi dan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan RDTR.
Kasubdit Perencanaan ATR/BPN, Romadan, menyampaikan bahwa penetapan 6 titik RDTR ini menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan wilayah yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Iwan Woluwo menegaskan, keberadaan RDTR akan memberikan kepastian hukum bagi investor serta menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini adalah langkah maju bagi Boalemo. Dengan RDTR, arah pembangunan semakin jelas dan peluang investasi semakin terbuka,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap capaian ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Boalemo.*Red






































