Hari Pertama Operasi Zebra Rinjani 2024, Polres Loteng Tilang Puluhan Pengendara

  • Whatsapp
Hari Pertama Operasi
Hari Pertama Operasi Zebra Rinjani 2024, Polres Loteng Tilang Puluhan Pengendara

Loading

XPOSE TV//Lombok Tengah, NTB – Hari pertama operasi zebra rinjani 2024 puluhan pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat terjaring dalam razia pada pelaksanaan Operasi Zebra Rinjani 2024 yang digelar oleh Satlantas Polres Lombok Tengah. Dalam operasi yang dilaksanakan pada Selasa (15/10), sebanyak 65 pelanggaran lalu lintas berhasil ditindak oleh kepolisian. Selasa (15/10/2024).

Bacaan Lainnya

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, SIK, melalui Kasat Lantas AKP Puteh Rinaldi, SIK., MSc., menyampaikan bahwa dari total pelanggar yang ditilang, terdapat berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara. “Sebanyak 31 pengendara tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), 23 pengendara tidak melengkapi surat-surat kendaraannya, 1 pengendara terjaring karena berboncengan lebih dari satu orang, dan 5 pengendara menggunakan knalpot brong,” ungkap Puteh.

Selain penindakan berupa tilang, sebanyak 30 pengendara lainnya juga mendapatkan teguran dari petugas karena berbagai pelanggaran yang bersifat ringan. Menurut Puteh, teguran ini merupakan bentuk peringatan bagi para pengendara agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Operasi Zebra Rinjani 2024 memiliki tujuh prioritas pelanggaran yang menjadi fokus utama penindakan. Di antaranya adalah pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, pengendara di bawah umur, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, dan melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan.

“Kami menekankan kepada masyarakat untuk lebih patuh terhadap aturan lalu lintas, terutama dalam hal penggunaan helm SNI dan melengkapi surat-surat kendaraan. Operasi Zebra ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya,” tambah Puteh.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini, Polres Lombok Tengah tidak bekerja sendiri. Mereka juga melibatkan berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan TNI. Kolaborasi ini merupakan wujud sinergitas antara berbagai pihak untuk menciptakan ketertiban dan keamanan berlalu lintas selama operasi berlangsung.

Operasi Zebra Rinjani 2024 dijadwalkan akan berlangsung selama 14 hari, dimulai dari 14 Oktober hingga 27 Oktober 2024. Puteh mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para pengendara di Kabupaten Lombok Tengah, agar lebih mempersiapkan diri dengan baik, baik dari sisi kelengkapan kendaraan maupun kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. “Dengan tertib berlalu lintas, kita bisa bersama-sama menciptakan keselamatan di jalan raya dan mengurangi angka kecelakaan,” tegasnya.

Selama berlangsungnya operasi ini, petugas kepolisian akan melakukan razia di sejumlah titik rawan pelanggaran di Lombok Tengah, terutama di jalur-jalur yang sering kali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mematuhi aturan, baik saat melintasi jalan perkotaan maupun jalur pedesaan.

Operasi Zebra Rinjani merupakan salah satu upaya strategis yang rutin dilakukan oleh kepolisian setiap tahunnya sebagai bagian dari kampanye keselamatan berkendara. Dengan adanya operasi ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara dapat meningkat secara signifikan. Sebagai tambahan, Puteh mengingatkan agar pengendara selalu menggunakan helm SNI, membawa surat-surat lengkap seperti SIM dan STNK, serta mematuhi batas kecepatan yang berlaku.

Selain memberikan efek jera kepada para pelanggar, operasi ini juga diharapkan mampu meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas yang kerap kali terjadi akibat kelalaian pengendara dalam mematuhi aturan. “Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai pengguna jalan,” tutup Puteh.

Dengan demikian, masyarakat Kabupaten Lombok Tengah diharapkan dapat lebih disiplin dalam berlalu lintas, terutama selama berlangsungnya Operasi Zebra Rinjani 2024. Kepolisian akan terus mengawasi dan menindak pelanggaran yang terjadi demi menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya.

Red: H A

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *