![]()
Sumbawa Besar, XposeTV, (23 April 2026),— Upaya transformasi pembimbingan klien pemasyarakatan kembali menunjukkan langkah progresif. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sumbawa Besar resmi meluncurkan Griya Abhipraya “Samawa” dan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) “Maras Samawa” dalam sebuah kegiatan peresmian yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, Kamis (23/4/2026).
Peresmian ini dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan program pembimbingan dan pemberdayaan klien pemasyarakatan di wilayah Sumbawa.
Mengusung semangat “Samawa” yang sarat nilai kebersamaan dan kearifan lokal, Griya Abhipraya diharapkan menjadi pusat layanan terpadu yang tidak hanya berfokus pada pembimbingan hukum, tetapi juga penguatan mental, sosial, dan kemandirian klien pemasyarakatan.

Sementara itu, SAE “Maras Samawa” hadir sebagai ruang produktif yang dirancang untuk mendukung kegiatan asimilasi melalui pelatihan keterampilan dan edukasi berbasis praktik langsung.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa kehadiran kedua sarana ini merupakan bagian dari transformasi pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada reintegrasi sosial.
“Pemasyarakatan bukan sekadar menjalani masa pidana, tetapi bagaimana kita menyiapkan individu agar kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan perubahan perilaku yang lebih baik,” ujarnya.

Kepala Bapas Kelas II Sumbawa Besar juga menyampaikan bahwa Griya Abhipraya dan SAE “Maras Samawa” menjadi jawaban atas kebutuhan pembinaan yang adaptif dan relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Melalui pendekatan kolaboratif, pihaknya menggandeng berbagai stakeholder, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas lokal.
Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas yang telah disiapkan. Para tamu undangan juga berkesempatan melihat berbagai potensi kegiatan yang akan dikembangkan, mulai dari pelatihan keterampilan kerja hingga program pemberdayaan berbasis kewirausahaan dan profesi.

Dengan diresmikannya Griya Abhipraya “Samawa” dan SAE “Maras Samawa”, diharapkan Balai Pemasyarakatan Kelas II Sumbawa Besar semakin mampu menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata, tidak hanya bagi klien pemasyarakatan, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pemasyarakatan terus bertransformasi menuju sistem yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan di era digital saat ini. (*)






































