![]()
Orong Telu, Sumbawa — Dalam rangka mendukung program percepatan swasembada pangan nasional, Babinsa Desa Sebeok Koramil 1607-03/Ropang, Serda Edi Satria, melaksanakan pendampingan kegiatan penyerapan gabah petani oleh Tim Bulog Kabupaten Sumbawa di wilayah Kecamatan Orong Telu, Jumat (17/04/2026).
Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di lahan milik anggota Kelompok Tani (Poktan) Batu Pisak atas nama Doddy dengan luas sekitar 30 are. Dari hasil panen tersebut, jumlah gabah yang berhasil diserap oleh Bulog mencapai 3.168 kilogram.
Dalam proses transaksi, Bulog membeli gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram. Sistem pembayaran dilakukan melalui transfer langsung ke rekening petani, sehingga lebih praktis, aman, dan transparan. Hal ini juga memberikan kepastian harga serta meningkatkan kepercayaan petani terhadap pemerintah dalam menjaga stabilitas hasil pertanian.
Babinsa Desa Sebeok, Serda Edi Satria, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan sekaligus pengawasan guna memastikan seluruh proses berjalan tertib, lancar, dan sesuai prosedur. Selain itu, pendampingan ini juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai aparat kewilayahan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kami juga ingin memastikan petani mendapatkan harga yang layak serta merasa aman dalam menjual hasil panennya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa tidak seluruh gabah hasil panen dijual ke Bulog, karena sebagian disisihkan oleh petani untuk kebutuhan konsumsi keluarga, sebagai bentuk ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini mendapat respon positif dari para petani, karena dinilai mampu memberikan rasa aman serta menjembatani komunikasi antara petani dengan pihak Bulog. Selain itu, sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan Bulog diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan proses penyerapan gabah petani dapat berjalan optimal, harga tetap stabil, serta kesejahteraan petani semakin meningkat, khususnya di wilayah Kecamatan Orong Telu dan sekitarnya.
(Pendim 1607/Sumbawa)






































