![]()
Minsel, XposeTV- Kabar duka yang menyayat hati datang dari Minahasa Selatan. Keluarga besar Tumuju-Naray berduka atas berpulangnya sosok tercinta, Djeim Tumuju, pada (01-08-2025) Kepergiannya di usia 62 tahun meninggalkan luka yang dalam bagi semua yang mengenalnya.
Almarhum dikenal sebagai pribadi yang penuh hikmat dan kasih sayang. Ia menjadi panutan tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Sikapnya yang rendah hati dan bijaksana membuatnya dikenang sebagai sosok yang mulia.
Duka nestapa menyelimuti sanak saudara dan kerabat. Kehangatan serta nasihat-nasihatnya yang selalu menguatkan kini hanya tinggal kenangan. Rasanya dunia menjadi lebih sepi tanpa kehadirannya.
Prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada (03-08-2025) di Modoinding Kakenturan Barat. Keluarga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan selama masa-masa penuh kesedihan ini.
Almarhum meyakini firman Tuhan dalam Filipi 1:21: “Karena bagiku, hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Keyakinannya yang teguh akan iman menjadi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Air mata dan kepedihan tak terelakkan, namun keluarga berusaha kuat menghadapi kepergiannya. Setiap kenangan indah bersama almarhum menjadi penghibur di tengah duka yang mendalam.
Selamat jalan, Om/Opa tercinta. Meski jasmu telah pergi, cinta dan kebaikanmu akan tetap hidup dalam hati kami. Tak ada kata yang cukup untuk mengungkap betapa besar kehilangan ini.
Semoga tenang di tempat terbaikmu. Keluarga, sahabat, dan semua yang mencintaimu akan terus mendoakanmu. Hingga suatu saat nanti, kita bertemu kembali dalam damai sejahtera. (Rusli Datu)






































