XPOSETV//Kota Kediriโ Operasional Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Kediri mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengurus agar koperasi dapat berjalan optimal, meskipun di tengah keterbatasan infrastruktur fisik.
Firdaus menyoroti dinamika kepengurusan KKMP yang dinilai masih sering terjadi bongkar-pasang personel. Padahal, menurutnya, stabilitas dan kompetensi pengurus adalah kunci utama.
โPeningkatan kapasitas pengurus KKMP penting dilakukan. Salah satunya melalui pelatihan yang harus digencarkan. Sehingga, program nasional ini tetap bisa dilaksanakan sesuai prinsip koperasi yang demokratis dan berpusat pada anggota,โ ujar Firdaus saat ditemui usai mengisi pelatihan pengurus KKMP se-Kota Kediri, Selasa (17/2).
Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Kediri ini menyebutkan, meski secara hukum KKMP telah berdiri di 46 kelurahan, soliditas pengurus masih menjadi pekerjaan rumah.
Ia menilai posisi KKMP sangat strategis karena berada langsung di lingkup kelurahan dengan lurah sebagai koordinator.
โSebetulnya KKMP ini menguntungkan masyarakat. Peran Lurah sangat vital untuk mengajak dan mensosialisasikan fungsi serta tata kelola koperasi ini kepada warganya,โ tambahnya.
Selain masalah SDM, Firdaus juga menanggapi progres pembangunan gerai fisik KKMP di Kota Kediri yang relatif lebih lambat dibandingkan Kabupaten Kediri. Baru satu kelurahan yang tercatat telah memiliki gerai dengan dana pemerintah pusat.
Menurut Firdaus, hal ini wajar mengingat karakteristik wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.
โHampir semua kota di Indonesia mengalami kesulitan yang sama, lahan sangat terbatas. Pendirian gerai harus dipikirkan matang-matang agar tidak menabrak aturan tata ruang dan lainnya,โ jelas perempuan yang akrab disapa Ido itu.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa ketiadaan gerai fisik bukan alasan bagi KKMP untuk vakum.
Operasional koperasi tetap bisa berjalan dengan memanfaatkan aset-aset kelurahan yang tidak terpakai (idle asset).
โKalau di wilayah kota, gerai belum berdiri pun tidak masalah selama kepengurusannya siap. Kita buktikan, banyak yang sudah berjalan tanpa gerai fisik,โ tegasnya.
Ke depan, Firdaus mendorong agar frekuensi pelatihan bagi pengurus koperasi ditingkatkan. Hal ini diharapkan mampu mematangkan kesiapan pengurus dalam mengelola koperasi.
Sehingga tujuan KKMP untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di tingkat kelurahan dapat tercapai.( Yanto/Sekwan Kota Kediri) .






































