![]()
XPOSE TV// Kota Kediri— Pertandingan sepak bola, Inter Kediri VS Banyuwangi Putra di Lapangan Brawijaya Kota Kediri. Dalam babak pertama sudah saling membuaikan Gol 1-1. Namun dimenit 55 salah satu pemain dari, Inter Kediri cedera nomor punggung 16 Diganti nomor punggung 3.
Akan tetapi wasit hanya memberikan kartu kuning sayang sekali wasit dengan pelanggaran berat tersebut harusnya diberikan kartu merah sebab penonton berteriak – teriak kartu merah. Begitu soraknya suporter dari Inter Kediri.

Dalam babak kedua banyak sekali pelanggaran dari pemain Banyuwangi.
Dibabak kedua pemain sangat sengit sekali bahkan sering terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Banyuwangi putra sungguh sangat disayangkan karena ditakutkan adanya cedera yang fatal. Namun sayang sekali Wasit memihak kepada Pemain Banyuwangi Putra.
Namun dalam pertandingan Hari ini sampai akhir pertandingan waktu 90 Menit + perpanjangan waktu 4 menit masih sama kuat sekor tetap seimbang 1–1 , Banyuwangi Putra bisa mengimbangi sekor Inter Kediri sebagai tuan Rumah Kota Kediri.( 3/2/2025)
Ketika awak Media Xposetv setelah selesai pertandingan menemui , Soejoko Adi Purwanto Anggota DPRD PDIP Kota Kediri sekaligus Salah satu Tim pembina Klub Inter Kediri.
Mengatakan dan mengucapkan salam olah raga, ini merupakan untuk semua Elmen Pemerintah maupun masyarakat Kota Kediri, pemain Kediri ini merupakan kebanggaan Kota Kediri. Saya mohon dukungannya dan supotnya. ” Ucapnya Joko Koreng
Karena dalam Enam belas ini kita Sudah Bertanding Dua Kali dengan Sekor 1-1 . Maka dari itu pemain kita kalau mau melangkah Delapan besar pemain Inter nanti akan menjamu Tim Mojokerto.
Namun dengan pertemuan Inter Kediri Vs Tim Mojokerto, Pemain Inter Harus menang kalau mau lolos 8 Besar. “P Himbaunya Joko Koreng ( nama panggilan nya).

Lanjutnya ( Joko koreng) , Namun sayang sekali dalam Pertandingan Inter Kediri Vs Banyuwangi Putra, dalam pengamatan saya pemain Kediri dalam permainannya tidak kalah dengan Lawannya. Akan tetapi karena wasit berpihak kepada
pemain Banyuwangi Putra. Sudah kelihatan lebih banyak pelanggaran yang dilakukan, ketika pemain Inter membawa bola sampai ditempat dekat pinalti gawang Banyuwangi Putra pemain Inter di tekling keras, tapi tidak dapatkan “pinalti ” Di situ jelas wasit Memihak Lawan tidak ” Fear “.
Harapan saya untuk Semua pemain Inter lebih semangat lagi , karena nantinya kita ketemu untuk menjamu dari Tim Mojokerto. Kita nanti berusaha semaksimal mungkin bisa memenangkan.
Sekali lagi saya berharap Pemain Inter ini kedepan bukan hanya di LIGA 4 , Melainkan upaya ke tngkat Liga 2 bahkan ke Liga 1.” Harapannya Soejoko Adi Purwanto.(Red, Yanto , XPOSETV).






































