![]()
xposetv.live//Biluhu – Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah Tematik (KKD-T) Angkatan XXIX Tahun 2026 dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal di Desa Luluo.
Salah satu program unggulan yang dilaksanakan adalah strategi pengolahan ikan cakalang menjadi produk nugget bernilai ekonomis. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Luluo ini melibatkan ibu-ibu kader desa sebagai peserta utama. Mahasiswa KKD-T memberikan pelatihan langsung terkait proses produksi nugget cakalang, mulai dari pemilihan bahan baku, teknik pengolahan yang higienis, hingga pengemasan produk yang menarik dan siap dipasarkan.
Koordinator Desa KKD-T Angkatan XXIX Yazid T. Nurdin menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan. “Kami berupaya agar masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memahami strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pasar,” ujarnya.
Antusiasme terlihat dari para ibu-ibu kader Desa Luluo yang aktif mengikuti setiap tahapan pelatihan. Mereka menilai program ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan keterampilan serta membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga.
Selain itu, mahasiswa KKD-T juga mendorong terbentuknya kelompok usaha bersama sebagai upaya menjaga keberlanjutan program. Dengan adanya kelompok ini, diharapkan produksi dan pemasaran nugget cakalang dapat terus berjalan secara mandiri meskipun masa pengabdian mahasiswa telah selesai.
Pemerintah Desa Luluo memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKD-T yang dinilai mampu mengoptimalkan potensi lokal menjadi produk bernilai jual tinggi. Program ini sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan ekonomi desa berbasis kearifan lokal
Melalui strategi pemberdayaan ini, mahasiswa KKD-T Universitas Muhammadiyah Gorontalo Angkatan XXIX 2026 membuktikan perannya sebagai agen perubahan yang menghadirkan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Luluo.(Aan_Panigoro)






































