![]()
Sulut – XposeTV. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah kepada seluruh umat Muslim di provinsi Sulut. Melalui pesan resmi di media sosial, Selvanus menekankan pentingnya memanfaatkan momen Idul Fitri untuk memperkuat persaudaraan, rasa syukur, dan toleransi dalam keberagaman masyarakat Sulut.
“Idul Fitri adalah momentum merefleksikan kebersamaan, saling memaafkan, dan mempererat tali silaturahmi. Mari kita syukuri kedamaian yang terjaga di tengah kemajemukan, yang menjadi kekayaan bangsa,” ujar Gubernur dalam pernyataannya, Minggu, (30/3). Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat kohesi sosial, tetapi juga menjadi pondasi membangun Sulut yang sejahtera dan harmonis.
Selvanus mengapresiasi tradisi lokal yang mengakar di Sulut, seperti kunjungan antarumat beragama saat hari besar keagamaan. “Umat Kristen turut mengucapkan Selamat Idul Fitri, sementara Muslim menghadiri perayaan Natal. Inilah budaya yang harus terus dilestarikan,” tegasnya. Provinsi yang dijuluki “Bumi Nyiur Melambai” ini dikenal sebagai contoh harmoni.
Baca juga: dr-maya-rumantir-gelar-silaturahmi-ramadan-di-sulut/
Gubernur juga menyoroti komitmen pemerintah daerah dalam memupuk dialog antaragama dan kolaborasi masyarakat untuk menjaga identitas Sulut sebagai wilayah yang damai dalam perbedaan. “Kita patut bersyukur dapat merayakan Idul Fitri dalam suasana damai dan harmonis. Mari terus jaga toleransi dan kerukunan,” imbuhnya.
Pesan tersebut ditutup dengan harapan agar Idul Fitri membawa keberkahan, semangat baru, serta menjadikan pribadi masyarakat lebih penuh kasih sayang. “Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucap Selvanus.
Sebagai provinsi multikultural, Sulut kerap menjadi sorotan atas praktik toleransi yang dijalankan masyarakat dan didukung penuh oleh pemerintah. Tradisi saling menghormati antarumat beragama ini diyakini sebagai kunci menjaga stabilitas sosial dan kemajuan daerah.** (JS).






































