![]()
Sumbawa Besar – 2 Juni 2026 – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda berlokasi di Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan progres yang signifikan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran pondasi angkur tiang sling penegak pada sisi kiri dan kanan di tepi dekat jembatan.
Tahapan tersebut merupakan bagian penting dalam konstruksi jembatan gantung karena pondasi angkur berfungsi sebagai penahan utama tiang sling penegak yang akan menopang struktur kabel jembatan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan standar teknis guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi saat jembatan mulai digunakan oleh masyarakat.
Pembangunan Jembatan Gantung Kayu Madu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta berbagai kebutuhan sosial lainnya.
Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Kayu Madu merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.
“Pembangunan Jembatan Gantung Kayu Madu ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan bentuk kepedulian negara dalam membuka akses dan meningkatkan konektivitas masyarakat. Pembangunan jembatan ini juga merupakan implementasi dari gagasan dan komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran pondasi angkur tiang sling penegak yang menjadi bagian vital dalam konstruksi jembatan.
“Kami optimistis, dengan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target. Kehadiran jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan, hingga mempermudah akses pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya,” tambah Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah bangunan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang.
“Jembatan Gantung Kayu Madu diharapkan menjadi simbol sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat serta menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan sesuai tahapan, masyarakat berharap Jembatan Gantung Kayu Madu dapat segera rampung dan dimanfaatkan untuk meningkatkan mobilitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Labuhan Badas dan sekitarnya. (Pendim Sumbawa).






































