Para Pedagang Poto Tano Tuding Bupati KSB Matikan Usaha Mereka

  • Whatsapp

Loading

Para Pedagang Poto Tano Tuding Bupati KSB Matikan Usaha Mereka

Bacaan Lainnya

XPOSE TV. SUMBAWA BARAT – NTB, Para warga serta pedagang kecil daerah sekitar pelabuhan Poto Tano Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), meminta kepada Bupati Kabupaten Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M agar tidak mematikan usaha mereka terutama usaha kecil rakyat.

Dikatakan oleh sejumlah dari perwakilan warga dan pedagang akibat kebijakan Dinas Perindustrian dan UMKM yang memindahkan counter tiket kapal cepat Tenggara Satu dari lokasi kawasan dermaga F3 ke centra UKM dan IKM ke simpang Poto Tano.

“Kami merasakan dirugikan pak, seharusnya usaha kecil seperti kami ini agar tetap terus dibantu untuk berkembang. Dengan kebijakan Dinas Perindustrian dan UMKM, Para penumpang tidak ada lagi, ataupun satu orangpun yang datang ke lapak para pedagang, akibat counter tiket dipindahkan keluar kawasan Dermaga,” kata Syarifuddin, salah satu pemilik lapak dagang di dermaga F3 kepada awak media ini, Sabtu, 28/5/2022 malam.

Baca Juga 

Syarifuddin meminta kepada Bupati Kabupaten Sumbawa Barat agar untuk segera mengevaluasi kebijakan tersebut dan tidak memaksakan kebijakan yang mematikan ekonomi masyarakat kecil.

Kepala Desa Poto Tano M. Nurhasan, mengatakan, bahwa keputusan untuk memindahkan counter tiket setelah Dinas Perindustrian UMKM menggelar pertemuan bersama Dishub KSB dan Pemdes juga diundang hadir dalam pertemuan. Hanya saja, kata M.Nurhasan Pemdes tetap meminta agar kebijakan itu untuk ditinjau ulang kembali karena masyarakat menolak.

“Pemerintah merencanakan agar counter tiket itu diarahkan ke centra UKM dan IKM di depan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan alasannya agar pengembangan UKM dan IKM terintegrasi,” ujarnya. 

Baca Juga 

Penolakan warga dan para pedagang di Poto Tano merujuk akibat sistem bongkar penumpang stop and go. Travel berhenti menurunkan dan angkut penumpang dari dan menuju dermaga, sementara ruang tunggu diarahkan ke area centra UKM.

Mengakibatkan lapak-lapak pedagang di sepanjang lingkar kawasan dermaga praktis sepi pengunjung.

Sementara dari pengamat kebijakan publik Sumbawa Barat, Andy Saputra mendesak pemerintah dan jajarannya menganalisis aspek strategis pengembangan UKM. Centra UKM yang seharusnya dipahami sebagai pusat pengembangan usaha dan basis produksi. Sebab bagaimana mungkin jadi apabila centra UKM jika tidak ada produksi dan basis usaha yang dikembangkan.

“Jadi menurut kami, cara pandang Pemda KSB sangat keliru. Justru lapak-lapak pedagang ini terus harus disupport dan dibina. Didampingi agar berkembang serta diarahkan usahanya jadi standar UKM bahkan bila perlu menjadi Industri Kecil Menengah (IKM),” tegas Andy di Poto Tano.

 

Ia juga menegaskan, bagaimana mungkin UKM berkembang dan melakukan produksi dengan nilai tambah yang bagus, kalau pondasi pengembangan tidak disupport, Pemda keliru sekali.

Ia pun mengingatkan, bahwa jasa itu harus Inline dengan berkembangnya pusat ekonomi baru. Nah, dengan adanya kapal cepat ini sektor jasa yang bagus menjadi stimulasi bertumbuhnya pusat ekonomi yakni usaha dan perdagangan.

“Jangan hanya Alfamart dan Indomaret yang begitu masif di fasilitasi perkembangannya, sementara lapak dan usaha rakyat kecil diputus dan rusak,” ujar Andy.

Saat berita ini akan dimuat, terlebih dahulu awak media kami sudah berusaha untuk melakukan konfirmasi kepada pihak Diskoperindag KSB terkait masalah tersebut, tapi belum ada keterangan apapun hingga saat ini. (Para Pedagang Poto Tano Tuding Bupati KSB Matikan Usaha Mereka)

Red : Busran, S.Ip / Kabiro KSB

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *