![]()
Sumbawa Besar – Komandan Kodim (Dandim) 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (01/06/2026).
Upacara yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Sumbawa. Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1607/Sumbawa hadir mengenakan PDU III, sementara personel upacara mengenakan PDL tanpa senjata.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu seluruh elemen bangsa Indonesia yang beragam serta sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan berkeadilan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dan persaudaraan di tingkat global.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan lancar, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera yang dilaksanakan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Seluruh peserta upacara mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan sikap khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa yang telah merumuskan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.
Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Menurutnya, di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang, nilai-nilai Pancasila harus senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pancasila adalah fondasi utama yang menyatukan seluruh elemen bangsa Indonesia yang memiliki latar belakang suku, agama, budaya, dan bahasa yang berbeda-beda. Melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila, kita dapat menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta membangun semangat gotong royong demi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” mengandung makna bahwa bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga kerukunan dan stabilitas nasional sebagai modal dalam mendukung terciptanya perdamaian yang lebih luas. Menurutnya, nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila merupakan warisan luhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
Sebagai aparat teritorial, TNI akan terus berkomitmen mengawal dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, diharapkan tercipta kondisi wilayah yang aman, damai, dan kondusif guna mendukung pembangunan nasional.
Kehadiran Dandim 1607/Sumbawa bersama unsur Forkopimda dan seluruh peserta upacara menjadi wujud komitmen bersama dalam meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus pemersatu bangsa Indonesia. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, diharapkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.
(Pendim 1607/Sumbawa).






































