Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) LP Kelas II Sumbawa Besar Dapat Menghirup Udara Bebas Melalui Program Asimilasi Di Rumah

  • Whatsapp

Loading

XPOSE TV. Sumbawa Besar – Sebanyak 9 (Sembilan) orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sumbawa Besar Kanwil Kemenkumham NTB akhirnya dapat menghirup udara bebas melalui melalui program Asimilasi di Rumah, Senin 17/01/2022.

Bacaan Lainnya

Program ini diberikan kepada para WBP berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 43 Tahun 2021 sebagai pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Kalapas Sumbawa Besar melalui Kasubsi Bimekmaswat, Ahmadan berpesan kepada warga binaan yang mendapatkan program ini agar senantiasa menjaga sikap dan mematuhi protokol kesehatan selama berada diluar, mengingat pengeluaran ini bukanlah bebas murni, melainkan masih terdapat pengawasan dan kewajiban melapor diri bagi warga binaan kepada Balai Pemasyarakatan.

Baca juga

“Perlu diperhatikan ini bukan bebas sepenuhnya, jaga sikap diluar, saudara masih akan kami awasi dan wajib melapor secara berkala ke bapas juga.” pesannya

Ahmadan juga berpesan agar para WBP untuk selalu menjaga nama baik Lapas Sumbawa Besar dengan tidak berprilaku buruk atau bahkan mengulangi kesalahan yang sama maupun melakukan pelanggaran hukum baru.
Pesan senada disampaikan Kepala KPLP Syaripuddin Hazri. Ia berharap WBP yang mendapatkan program Asimilasi di Rumah selalu menjaga sikap dan tingkah laku selama berada di luar serta manfaatkan momen ini untuk berkumpul bersama keluarga, sebab jika kedapatan berbuat tindakan yang melanggar hukum, maka semua hak-haknya akan dicabut dan diproses sesuai perbuatannya.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin, jaga kesehatan, dan jangan lakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, gunakan dan manfaatkan program dari pemerintah dengan sebaik mungkin,” pinta Syarip

Syaripuddin menjelaskan bahwa program Asimilasi di Rumah merupakan wujud hadirnya pemerintah kepada WBP di masa pandemi Covid-19. Ia berharap adanya peran aktif dari pihak keluarga untuk selalu menjaga mereka selama menjalani Asimilasi di rumah dengan baik.

Pengeluaran WBP melalui program Asimilasi di Rumah dilaksanakan tanpa dipungut biaya sepeserpun. Adapun syarat syarat administratif yang harus dipenuhi yaitu WBP yang bersangkutan telah menjalani 1/2 dari masa pidananya serta 2/3 masa pidananya tidak melebihi 30 Juni 2022.

Usai diberikan pengarahan dan menerima SK Asimilasi di Rumah, 9 WBP tersebut kemudian diserahkan ke pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sumbawa Besar untuk laporan awal sekaligus dilakukan pembimbingan dan pengawasan oleh petugas Bapas. (fm)

Sumbawa Besar – Sebanyak 9 (Sembilan) orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sumbawa Besar Kanwil Kemenkumham NTB akhirnya dapat menghirup udara bebas melalui melalui program Asimilasi di Rumah, Senin 17/01/2022.

Program ini diberikan kepada para WBP berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 43 Tahun 2021 sebagai pencegahan penyebaran virus Covid-19.

KalapasKalapas Sumbawa Besar melalui Kasubsi Bimekmaswat, Ahmadan berpesan kepada warga binaan yang mendapatkan program ini agar senantiasa menjaga sikap dan mematuhi protokol kesehatan selama berada diluar, mengingat pengeluaran ini bukanlah bebas murni, melainkan masih terdapat pengawasan dan kewajiban melapor diri bagi warga binaan kepada Balai Pemasyarakatan.

“Perlu diperhatikan ini bukan bebas sepenuhnya, jaga sikap diluar, saudara masih akan kami awasi dan wajib melapor secara berkala ke bapas juga.” pesannya

Ahmadan juga berpesan agar para WBP untuk selalu menjaga nama baik Lapas Sumbawa Besar dengan tidak berprilaku buruk atau bahkan mengulangi kesalahan yang sama maupun melakukan pelanggaran hukum baru.
Pesan senada disampaikan Kepala KPLP Syaripuddin Hazri. Ia berharap WBP yang mendapatkan program Asimilasi di Rumah selalu menjaga sikap dan tingkah laku selama berada di luar serta manfaatkan momen ini untuk berkumpul bersama keluarga, sebab jika kedapatan berbuat tindakan yang melanggar hukum, maka semua hak-haknya akan dicabut dan diproses sesuai perbuatannya.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin, jaga kesehatan, dan jangan lakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, gunakan dan manfaatkan program dari pemerintah dengan sebaik mungkin,” pinta Syarip

Syaripuddin menjelaskan bahwa program Asimilasi di Rumah merupakan wujud hadirnya pemerintah kepada WBP di masa pandemi Covid-19. Ia berharap adanya peran aktif dari pihak keluarga untuk selalu menjaga mereka selama menjalani Asimilasi di rumah dengan baik.

Pengeluaran WBP melalui program Asimilasi di Rumah dilaksanakan tanpa dipungut biaya sepeserpun. Adapun syarat syarat administratif yang harus dipenuhi yaitu WBP yang bersangkutan telah menjalani 1/2 dari masa pidananya serta 2/3 masa pidananya tidak melebihi 30 Juni 2022.

Usai diberikan pengarahan dan menerima SK Asimilasi di Rumah, 9 WBP tersebut kemudian diserahkan ke pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sumbawa Besar untuk laporan awal sekaligus dilakukan pembimbingan dan pengawasan oleh petugas Bapas. (Sumbawa Besar Dapat Menghirup Udara Bebas Melalui Program Asimilasi Di Rumah)

Red : A F

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

25 Komentar