Tradisi Ketupat Dan Doa Bersama Di Desa Suka Damai, Simbol Saling Memaafkan

  • Whatsapp
Tradisi Ketupat Dan Do'a Bersama Di Desa Suka Damai, Simbol Saling Memaafkan
Tradisi Ketupat Dan Do'a Bersama Di Desa Suka Damai, Simbol Saling Memaafkan

Loading

Gorontalo – XposeTV. Tradisi ketupat dan do’a bersama di desa suka damai, kecamatan bilato kabupaten gorontalo adalah simbol saling memaafkan. Lebaran Ketupat identik dengan makanan ketupat yang dibungkus dengan janur kuning. Dilakukan doa bersama simbol saling memaafkan antar sesama selalu dilakukan warga dusun limu, desa suka damai, kecamatan bilato, kabupaten gorontalo di Masjid Wal- Asri.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut setiap warga membawa makanan ketupat, dan makanan lainnya, yang juga lengkap dengan sayur serta lauk pauk. Kemudian dilakukan saling tukar setelah doa yang dipanjatkan selesai. Hal demikian masih menjadi tradisi di Provinsi Gorontalo khususnya di desa suka damai yang tetap dilestarikan sampai saat ini.

Kepala Dusun Limu, Hasni Rukman (42) menuturkan, tradisi tersebut masih dilakukan di pagi hari tepat seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya sebagai rangkaian penutup tradisi saling memaafkan setiap tahunnya.

foto: Kepala Dusun Limu bersama warga

“Setiap tahun tradisi ini kan selalu ada, Lebaran Ketupat sebagai penutup dari rangkaian Hari Raya Idul Fitri dengan harapan segala kesalahan dapat dimaafkan,”tuturnya pada Kabar pagi XposeTV, Senin (07/04/2025).

Dikatakan, Lebaran Ketupat berarti bahwa manusia mempunyai banyak salah atau khilaf yang harus saling memaafkan dengan simbol ketupat.

Baca juga: warga-dusun-1-pentadu-barat-siap-meriahkan-gebyar-ketupat-2025/

“Biasanya kalau kami tidak pakai ketupat ya tak terlihat tradisinya, makanya setiap tahun ada. Kami tidak bisa pungkiri jika manusia tak mempunyai kesalahan dan khilaf. Makanya kami harus sama-sama minta maaf kepada semua,”ucap Hasni.

Doa bersama pada tradisi Lebaran Ketupat ini memang masih dilakukan di Kabupaten Gorontalo dengan waktu yang berbeda. Sebagian ada yang melangsungkannya pada pagi hari bahkan ada yang merayakan hingga malam.**(Zepri)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *