![]()
XPOSE TV- Terkait pemberitaan saudarah Sugeng adalah oknum dari anggota LSM GMBI.yang diduga memonopoli bantuan dana eropsi gunung Semeru. Saat itu saudara sugeng adalah ketua LSM GMBI wilaya Jatim.
Begitu pula saudara Dodi yang perna aktif menjadi anggota dan termasuk sebagai anggota bawahan Saudarah SUGENG.
Dodi- Saat itu saya
dipercaya sebagai kepala devisi Perindustrian dan di mana jabatan itu juga di berikan oleh Mas sugeng, selaku ketua dari lembaga yang ada di jatim (GMBI) . Semenjak selesai misi kemanusiaan
saat itu juga, saya di keluarka dari organisasi yang saudarah sugeng Nahkodai.

Terkait pemberitaan tentang adanya monopoli dana kemanusiaan itu memang benar !!! Saya sendiri juga saat itu ikut andil dalam membantu korban bencana eropsi gunung Semeru, kita di berikan tanggung jawab oleh teman-teman GMBI yang ada di seluru kabupaten Jawa Timur dan luar provinsi,karena saya pada saat itu masih sebagai anggota LSM GMBI.ucap-DODI.
lanjut Dodi- Selesai kegiatan penyaluran dana korban eropsi gunung Semeru. Saya menyampaikan kepada ketua GMBI saat itu saudarah Sugeng.untuk membuat laporan PJ (pertangung jawapan) ,selama menjalankan misi kemanusian agar kita laporkan kepada pengurus pusat maupun pegurus yang ada di Kab jatim maksud saya agar semuanya, bisah kita pertangung jawabkan (teransparan).
Dan selang berapa minggu tanpa adanya alasan yang jelas Saya dikeluarkan, Hanya karena saya tidak mau untuk megikutti perintah. saudarah Sugeng , perintah yang sangat bertentangan dengan hati nurani saya (jangan kita kotori lembaga dengan urusan-kebutuan peribadi), nilai itu yang saya junjung karena saya sangat bangah dengan GMBI. jangan gara-gara satu OKNUM yang berbuat kezoliman nama GMBI menjadi rusak di wilaya jatim.
Hanya inggin mecukupi kebutuhan peribadi apa harus memonopoli dana kemanusia ini ,Dan saudarah Sugeng juga sangat lihai dalam urusan pecat-memecat anggota GMBI yang ada di kab jawa timur, hanya karena tidak mau menuruti kekonyolan maupun perintah yang tidak masuk di akal dan pikiran sehat kita. hanya bisah Teriak-teriak di bawahnyan untuk melebarkan sayap, tapi hasil akirnya akan dia pangkas sendiri dengan dalil dalil yang tidak jelas dan masuk diakal
Seharusnya Sugeng menjadi ketua lebih tahu poksinya sebagai ketua wilayah Jatim,bukan untuk mengelabui anggotanya yang sudah menjadi satu bagian kelembagaan tersebut secara etika
Sugeng tidak mau memberi contoh yang baik tetapi malah mementingkan diri sendiri klo kita tinjau kembali dimana dana yang masuk kerek a/n Moch Yusup yang seharusnya dibuat untuk korban tetapi selama di candi Puro,Tidak pernah dibelanjakannya .
Malah sugeng mekambing hitamkan kami dengan alasan saudara Sugeng setiap hari buat makan rokok menghabiskan 1-2 juta/hari. Klo memang setiap harinya 1-2 juta seharusnya saudarah sugeng kasih tau kekita . Buat apa kita di sana kalo hanya megurangi dana uang korban kemanusian itu mas.
Itu bohong mas karna makan kita sudah ditanggung oleh BPBD daerah bukan ambil dana dari bantuan distrik , Dan menyinggung bawah saya (Dody) sudah bukan anggota GMBI itu tidak benar mas. Kalo memang saya bukan anggota GMBI saya kok masi di ikut sertakan sebagai penyalur dana korban erosi gunung Semeru sama saudarah sugeng. Pungkas- Dodi
Reporter. [Heri]






































