SDN 6 Limboto Barat Meraih Masa Depan Gemilang

  • Whatsapp
SDN 6 Limboto

Loading

XPOSETV. GORONTALO – Merenda masa depan gemilang untuk anak Didik Sekolah Dasar khususnya siswa-siswi SDN 6 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo tak dapat dilakukan secara instan. Justru masa kecil adalah kuncinya. Dapat dimulai dengan menciptakan masa tumbuh yang menyenangkan dan mensukseskan masa depan yang gemilang. Jumat. 24/11/2024

Bacaan Lainnya

”Setidaknya anak yang tumbuh dengan bahagia dapat menyerap banyak hal dengan baik, termasuk saat sudah belajar di sekolahnya”.

Apakah hal itu menjamin anak akan sukses kelak, menurut zulhas harus disertai komponen lain. Sebab bicara kesuksesan menyangkut kemampuan anak, komitmen, dan sebagainya.

Baca Juga: Musdes-Perubahan-APBdes-Desa-Suka-Damai

Salah satu jurnalis Muda Indonesia (JMI) Asal Gorontalo juga calon Legislatif DPRD Provinsi Gorontalo Zulkarnain Hasan (Zulhas) saat datang silaturahmi dan diskusi inspirasi bersama Kepala sekolah SDN 6 Limboto Barat Asnawati Mahmud S.Pd beliau kemukakan misalnya anak yang ingin menjadi dokter misalnya, tidak cukup memiliki modal kemauan. Harus dilihat kemampuan intelektualnya juga. (24/11)

Walau begitu orangtua tetap bisa melakukan banyak hal untuk menyiapkan anak menyongsong masa depannya. Misalnya mengenalkan aneka profesi sejak anak berusia balita. ”Bisa dimulai dari lingkungan terdekat, orangtua kerjanya apa. Kenalkan juga hal sederhana, seperti kerja di kantor itu kayak apa atau pekerjaan swastanya seperti apa,” terang Zulhas

Selanjutnya dapat meluas dengan pengenalan berbagai profesi lain. Saat melewati sawah misalnya, dapat dijelaskan bahwa yang menggarapnya disebut petani. Saat naik kereta bisa disinggung yang mengemudikannya masinis, ketika naik pesawat dapat dikenalkan dengan pilot dan pramugari-pramugara. Atau ketika ke rumah sakit bisa diperkenalkan dengan dokter, perawat, dan sebagainya. Saat belanja di supermarket dapat ditunjukkan profesi kasir dan sebagainya.

Beruntunglah yang hidup di perkotaan, sebab banyak peluang untuk mengetahui aneka profesi yang lebih beragam. Ada pula berbagai fasilitas permainan edukatif yang dirancang sebagai simulasi ragam profesi.

Namun bukan berarti keluarga di kota kecil atau di desa yang lebih terbatas tak dapat mengenalkan aneka profesi pada anak-anak. Selain dari buku dan sumber lain, sekali waktu anak dapat diajak mengunjungi berbagai tempat, seperti lahan pertanian, pabrik, atau tempat-tempat wisata yang bersejarah lainya

Seiring bertambahnya usia anak dapat disertai penjelasan lebih rinci. Sebab di usia 8-10 tahun pada umumnya kognisi anak mulai berkembang. Apalagi ketika sudah menginjak jenjang pendidikan menengah pertama atau SMP.

”Kalau dikaitkan dengan sistem pendidikan di Indonesia, ketika SD anak mulai dapat diajak merancang saat di SMP hingga SMA nanti hendak memilih sekolah yang terbaik untuk menggapai Masa depan yang Gemilang. Nah ini pula saatnya mengajak anak berpikir lebih jauh, ingin menekuni profesi apa kelak nantinya. Kalau ingin jadi dokter misalnya, harus kuat di IPA. Kalau ingin menekuni bidang social, ya asah IPS-nya,” saran Zulhas

Pahami Kecerdasan Majemuk Anak Mulai sejak Dini.

Sembari mengenalkan ragam profesi sejak anak masih kecil (SD), orangtua juga harus jeli mengamati kelebihan dan kekurangannya. Kemampuan motorik atau aktivitas fisik misalnya, bisa menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan sekolah mana yang lebih tepat untuk anak. apalagi Kualitas SDN 6 Limboto Barat Sangat Mumpuni dan Gemilang dibawah Kepimimpinan Ibu Kepala Sekolah Asnawati Mahmud S.Pd yang terbaik buktinya banyak alumni-alumni dari SDN 6 Limbar sukses meraih masa depan yang gemilang.

Yang pasti menurut Ibu Kepala Sekolah SDN 6 Limbar, orangtua harus memiliki bekal pengetahuan atau pemahaman mengenai multiple intelligen atau kecerdasan majemuk pada anak. Jadi jangan terpaku pada kemampuan intelektualnya saja.

”Supaya orangtua nggak berpikir kalau anak nggak bisa matematika berarti nggak bisa ngapa-ngapain. Bisa saja anak bersangkutan memiliki kecerdasan bahasa, parsial, dan sebagainya. Amati juga kepribadian anak, apakah tergolong tekun dan teliti atau lainnya. Jadi jangan menyerah ketika anak terlihat ’kurang pintar’ di sekolah. Apalagi gaya belajar anak macam-macam.

Ada yang dapat langsung menyerap penjelasan lisan, ada yang butuh diterangkan dengan alat peraga dan sebagainya,” papar zulhas.

Selanjutnya orangtua harus melek teknologi dan perkembangan zaman. Karena profesi kini lebih beragam. Bukan saja chef dan desainer yang meroket, menjamur pula aneka pilihan pekerjaan ketika mereka menjelang dewasa nantinya terkait perkembangan internet dan segala turunannya termasuk media sosial.

Dulu mana terbayang istilah selebgram, youtuber, dan sebagainya. Nyatanya sekarang tak sedikit anak usia dini yang mendulang rupiah dari sana.

”Sekarang dunia cepat berubah. Maka anak harus memiliki lifeskill untuk menghadapi segala perubahan yang cepat itu,” zulhas mengingatkan

Hal lain yang harus diingat para orang tua menurut zulhas adalah bahwa bakat tidak selalu berbanding lurus dengan minat. ”Misal seorang anak bakat sekali renang tapi tidak mau jadi perenang. Dia hanya menikmatinya sebagai hobi untuk menyeimbangkan kehidupannya.

Jadi jangan pula paksa anak memilih profesi berdasar sesuatu yang menurut orang tua menjadi bakatnya, semoga bermanfaat dan semoaga Allah Swt/Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menjadikan Anak-anak kita menjadi panutan yang terbaik untuk bangsa dan negara Khususnya di Provinsi Gorontalo tercinta” pungkasnya.

Pewarta Aning Puluhulawa

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *