XPOSE TV//Kayong Utara , Kalimantan Barat – Sambangi SMK Negeri 1 Sukadana atau bahasa gaulnya Goes To School Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., bersama Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Barat, Ny Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., memberikan arahan kepada para siswa-siswi di sekolah tersebut.
Kedatangan Penjabat Gubernur dan Pj. TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) disambut dengan pengalungan bunga dan yel-yel sekolah Pj. Gubernur turut didampingi Pj. Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, S.Sos., M.Si., beserta Pj. Ketua TP-PKK Kayong Utara, Ny Tengku Mardiana Romi Wijaya, dan Kepala Disdikbud Kalbar, Rita Hastarita, S.Sos., M.Si., beserta Kepala Sekolah SMKN 1 Sukadana. Tak hanya datang berkunjung, Pj. Gubernur bersama Pj. TP-PKK Prov. Kalbar memberikan bantuan berupa sepatu dan tumbler untuk anak sekolah.
Setelah memberikan bantuan, Pj. Gubernur turut meninjau beberapa ruang kelas dan ruang praktek yang dimiliki sekolah dan melihat fasilitas Bank Mini yang sudah mulai beroperasi.
Dalam kesempatan sambangi SMK Negeri 1 tersebut, Pj. Gubernur Harisson mengajak para siswi yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sukadana untuk peduli kesehatannya sebagai calon – calon generasi penerus bangsa dan dimasa akan datang. Di mana Indonesia akan menatap Indonesia Emas di tahun 2045.
“Belajar yang rajin, untuk menggapai cita – cita. Jangan cepat puas, gali terus potensi diri. Saya optimis kalian semua akan menjadi orang – orang sukses ke depannya. Tapi ingat, harus juga menjaga kesehatan. Selain kesehatan fisik, juga kecerdasan otak. Kemudian, untuk wanita, jangan lupa untuk selalu mengkonsumsi pil penambah darah. Wanita kodratnya memang seperti itu, ada fase menstruasi. Jadi harus benar – benar dijaga. Jangan sampai, gara – gara kurang darah, ditambah lagi mengkonsumsi makanan kurang bergizi, menjadikan generasi kita kurang baik. Oleh karenanya harus mengkonsumsi pil penambah darah dan makanan sehat”, pesan Harisson.
Kemudian, menghadapi pesta demokrasi yang kurang dari 1 bulan ini, di mana para siswa siswi yang umurnya 17 tahun pada pemilu nanti akan menggunakan hak pilihnya sebagai pemilih pemula. Pj. Gubernur Harisson mengajak siswa siswi tersebut untuk mensukseskan perhelatan ini dengan menggunakan hak pilihnya di TPS – TPS terdekat pada 14 Februari mendatang.
“Saya berpesan kepada adik – adik, yang sudah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS nanti dan menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab. Pilihan kalian, menentukan masa depan bangsa”, ajaknya.
Red: Adi






































