XPOSE TV NEWS – Penurunan saham Unilever, dampak isu boikot pasca penyerangan Israel ke Palestina. Sejak awal Oktober 2023, konflik antara Israel dan Palestina telah memicu gelombang solidaritas dan protes global, termasuk seruan untuk memboikot perusahaan-perusahaan yang dituduh mendukung Israel. Saham Unilever Anjlok Dampak Boikot Produk Terafiliasi Israel
Boikot sebagai tanggapan atas dukungan terhadap Israel Pada tahun 2021, anak perusahaan Unilever Ben & Jerry’s memutuskan untuk berhenti menjual produknya di Tepi Barat Palestina dan wilayah pendudukan Israel. Keputusan tersebut diambil sebagai wujud solidaritas terhadap upaya kemerdekaan Palestina.Namun keputusan tersebut membuat marah Israel.
Unilever secara keseluruhan telah menjadi sasaran boikot yang meluas karena dianggap mendukung serangan Israel terhadap Palestina. CEO Unilever Alan Jope mengatakan perusahaannya telah berinvestasi sekitar $306 juta di Israel selama 10 tahun terakhir.
Seruan boikot di Indonesia dan berdampak pada saham Unilever Indonesia Di Indonesia, seruan untuk memboikot produk-produk Unilever semakin meningkat, dengan kolom komentar dipenuhi oleh pengguna internet yang menyatakan niat mereka untuk meninggalkan produk-produk Unilever.
Reza Priyamvada, analis Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), memperkirakan harga saham Unilever Indonesia (UNVR) bisa turun sebagai respons terhadap seruan boikot tersebut. Reza mengatakan, pelaku pasar melakukan aksi jual besar-besaran sehingga bisa berdampak pada harga saham. Pergerakan saham Unilever Indonesia setelah seruan boikot Saham Unilever Indonesia dibuka di level 3.950 dan ditutup melemah 1,07% di level 3.906, menurut data RTI Business.
Hal ini setara dengan penurunan sebesar 2,49% dibandingkan perdagangan pekan sebelumnya. Reza menegaskan, meski boikot berdampak kecil terhadap harga saham, namun masih terdapat fluktuasi harga yang biasa terjadi di pasar saham.
Saham UNVR mencapai harga tertingginya pada 25 Oktober 2023 yakni mencapai Rp 4.080 per saham selama Oktober-November. Meski mengalami penurunan, saham UNVR sedikit menguat dalam beberapa periode perdagangan. Namun pada 13 November 2023, harga saham turun menjadi Rp3.530 per saham, menunjukkan dampak seruan boikot terhadap persepsi dan nilai saham Unilever Indonesia.
Penilaian analis: Dampaknya terbatas namun signifikan Para analis mencatat, meskipun harga saham berfluktuasi, dampak boikot terhadap saham Unilever Indonesia masih terbatas. Pergerakan persediaan sangat dipengaruhi oleh faktor pasar secara umum dan tren bisnis perusahaan. Ketika situasi berkembang, penting untuk melihat apakah tekanan dari seruan boikot terus berlanjut atau berkurang seiring berjalannya waktu. Namun, sebagai bagian dari waralaba global, Unilever Indonesia tetap menjadi sorotan dalam perdebatan geopolitik ini, menyoroti kompleksitas keterlibatan perusahaan dalam isu-isu global.
Xtv- PCS Saham Unilever Anjlok Dampak Boikot Produk Terafiliasi Israel






































