![]()
Xpose tv.Live, Surabaya – Polres Tanjung Perak Bongkar Puluhan Kasus Narkoba, Judi Online, dan Eksploitasi Anak dalam kurun waktu 2 minggu. Senin (18/11/24)
Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap 22 laporan kriminal dalam dua minggu terakhir. Sebanyak 44 tersangka, termasuk pelaku judi online, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga kasus narkoba dan perlindungan anak, berhasil diamankan.
Operasi ini menunjukkan komitmen dan langkah tegas kepolisian di bawah program 100 Hari ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP William Cornelius Tanasale, ungkapkan bahwa operasi tersebut melibatkan kasus-kasus menonjol, diantaranya 19 pelaku judi online, seorang tersangka TPPO, dan dua tersangka perlindungan anak. Selain itu, dalam kurun waktu 1 Oktober hingga 18 November 2024, berhasil menindak 59 kasus narkotika dengan mengamankan 66 tersangka, termasuk 12 residivis.
Jaringan perjudian online yang diungkap memanfaatkan aplikasi dan situs khusus untuk beroperasi. Barang bukti yang disita termasuk uang tunai Rp250.000 dan ponsel milik pelaku.
Salah satu kasus TPPO melibatkan modus eksploitasi seksual melalui aplikasi kencan. Sementara itu, kasus perlindungan anak mencatat pelaku menjanjikan hadiah seperti slime kepada korban berusia 12 tahun sebelum melakukan tindakan asusila.
Dalam pengungkapan narkotika, polisi menyita barang bukti yang cukup besar yaitu 129,98 gram sabu 533,71 gram ganja, 9 butir ekstasi, 1.970 butir pil LL, uang tunai Rp1,91 juta dan 30 unit telepon genggam.
Dalam pengungkapan tersebut ada beberapa kasus besar dalam penangkapan diantaranya.
– Putat Jaya, Surabaya – 530 gram ganja disita dari tersangka BP.
– R.A. Kartini, Pasuruan – 40,28 gram sabu ditemukan pada tersangka TH.
– Sawah Pulo, Surabaya – NS kedapatan membawa 19,63 gram sabu dan uang tunai Rp1 juta.
– Gatot Koco, Lamongan – Tersangka TM menyimpan 12,75 gram sabu dan 4 butir ekstasi.
Sebanyak 12 residivis yang tergabung dalam jaringan narkoba juga berhasil diringkus. AKBP William menegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam memberantas narkotika.
“Kami berkomitmen menciptakan Surabaya yang aman dan bebas dari narkoba. Pelaporan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kami,” ujarnya.
Himbauan AKBP William kepada masyarakat untuk menjauhi segala bentuk perjudian dan penyalahgunaan narkoba. “Jangan terlibat dalam aktivitas ilegal. Kami tidak segan menindak tegas pelaku,” urainya.
AKBP William berencana memperkuat patroli dan pengawasan di wilayah rawan. Keberhasilan kali ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus berupaya melindungi generasi muda dari ancaman kriminalitas dan narkotika. Operasi kali ini menjadi bukti nyata dalam perjuangan melawan kejahatan di Surabaya. (@LW)






































