XposeTV – Kota Gorontalo. Pelatihan calon petugas registrasi sosial ekonomi (REGSOSEK) Kabupaten Gorontalo Tahun 2022 yang dilaksanakan pada tanggal 26 September s/d 07 Oktober 2022 bertempat di Hotel Damhil Kota Gorontalo.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo, instruktur daerah (INDA) dan Calon Petugas Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022.
Baca Juga: kematian-penuh-misteri-sesosok-mayat-paruh-baya-tak-bernyawa
Kegiatan pelatihan Calon Petugas Regsosek 2022 ini dilaksanakan secara tatap muka, dan dibagi menjadi 4 gelombang, dan masing-masing gelombang melaksanakan pelatihan selama 3 hari kedepan.

Total petugas di gelombang 4 sebanyak 177 peserta, dan dibagi menjadi 7 kelas di 3 Hotel Kota Gorontalo, kemudian masing-masing kelas 25 peserta.
Dengan diselenggarakannya pelatihan ini diharapkan petugas lapangan mampu memahami konsep dan definisi, metodologi, serta tata cara pengisian kuesioner. Sehingga pelaksanaan pendataan di lapangan nantinya akan berjalan dengan baik dan lancar.
Baca Juga: sebanyak-10-rumah-warga-kelurahan-terendam-banjir/
Sebanyak 177 orang yang terdiri dari perangkat desa dan pemuda se- Kabupaten Gorontalo terpilih menjadi Enumerator dan mengikuti pelatihan yang diberikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo di 3 Hotel Kota Gorontalo sejak Rabu 05 Oktober s/d jum’at 07 Oktober 2022.
Tujuan dan pelantihan yang ingin dicapai yaitu agar para petugas mendapatkan pemahaman konsep dan definisi yang digunakan, preses bisnis dan SOP Kegiatan lapangan maupun rencana dan strategi proses pendataan serta pembahasan kasus batas.
Adapun tema dari pelatihan pendataan awal Regsosek tahun 2022 ini adalah mencatat untuk membangun Negeri”Satu Data Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.”
Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo menyampaikan petugas Regsosek ini adalah sebagai calon pembangunan bangsa, karena dasar Regsosek ini sangat dibutuhkan oleh Pemerintah untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat seluruh Indonesia tanpa terkecuali, sehingga dasar Regsosek ini akan menjadi bahan baku utama oleh Pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, sehingga pemerintah bisa membuat suatu kebijakan yang baik dan program yang baik pula,” ujar Kepala BPS Kabupaten Gorontalo.
Karena pentingnya pelatihan ini, data yang dihasilkan dari Bapak Ibu yang telah direkrut dan dipercaya sebagai petugas Regsosek, diharapkan dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk belajar secara bertanggung jawab, agar dapat melaksanakan tugas sesuai SOP dan petunjuk yang ada, sehingga dapat menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai stakeholder,” sambungnya.
Pelatihan calon petugas Regsosek 2022 ini Diharapkan pelaksanaan pendataannya lengkap, akurat, dan pemerintahpun bisa membuat program yang baik, sehingga anggaran-anggaran pemerintah disalurkan lebih efektif, lebih efisien dan tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
(Zepri)





































