![]()
XPOSETV//Boalemo — Prosesi pelantikan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Boalemo untuk masa jabatan 2025–2030 berlangsung khidmat di Grand Amalia Hotel, Kamis (15/5).
Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Boalemo, Drs.H.Rum Pagau, tersebut menarik perhatian publik tidak hanya karena pentingnya posisi strategis yang diisi, tetapi juga karena kehadiran sosok yang dilantik, Hariyono Bokingo, SE, yang didampingi oleh dua orang istrinya.
BACA JUGA : WABIRO XPOSETV Roy Syawal Ucapkan Selamat atas Dilantiknya KASAT Reskrim Baru Polres Boalemo
Kehadiran kedua pendamping tersebut, yang tampil serasi dalam balutan busana senada, menambah warna tersendiri dalam prosesi pelantikan.
Meski demikian, Hariyono tetap menunjukkan ketenangan dan keyakinan saat menerima amanah di hadapan para undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menekankan bahwa jabatan Direktur PDAM bukan semata-mata posisi administratif, melainkan peran strategis dalam menjamin layanan air bersih bagi masyarakat.
“PDAM merupakan urat nadi pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, Oleh karena itu dibutuhkan kepemimpinan yang profesional, transparan, dan memiliki integritas tinggi untuk menjawab berbagai tantangan yang ada,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga melantik jajaran Dewan Pengawas serta Komisaris dan Direktur PT. Boalemo Idaman Gorontalo (BIG). Diharapkan pelantikan ini dapat memperkuat sinergi antar seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hariyono Bokingo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Umum PDAM Boalemo dan dikenal memiliki pengalaman serta pemahaman mendalam dalam tata kelola perusahaan daerah.
Dalam pernyataannya usai pelantikan, Hariyono menyampaikan komitmennya untuk membenahi layanan PDAM dan meningkatkan kemandirian finansial perusahaan.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Saya siap bekerja keras dan bersinergi dengan seluruh jajaran guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Boalemo,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan masyarakat, tidak hanya karena harapan terhadap kinerja kepemimpinan yang baru, tetapi juga karena aspek personal dari figur Direktur yang dinilai unik dan terbuka.
Masyarakat kini menantikan langkah konkret dari manajemen baru dalam mengatasi persoalan layanan air bersih yang selama ini menjadi perhatian di Kabupaten Boalemo.






































