Kawan PMI NTB Pencegahan Dini Penempatan Pekerja Migran Ilegal Di NTB

  • Whatsapp
Kawan PMI NTB
Kawan PMI NTB Pencegahan Dini Penempatan Pekerja Migran Ilegal Di NTB

XPOSE TV//Lombok Barat, NTB – Kawan PMI NTB pencegah dini TPPO, pemerintah terus berupaya mencegah penempatan pekerja migran ilegal dengan menggandeng masyarakat. BP2MI Mataram membentuk relawan Kawan PMI NTB yang mencakup elemen masyarakat dan stakeholder di 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (4/7/2024).

Setelah terkumpulnya relawan PMI se-Provinsi NTB, BP2MI Mataram secara resmi membentuk Kawan PMI NTB yang melibatkan Provinsi NTB dan 10 Kabupaten/Kota, yaitu: Kota Mataram, Kab. Lombok Barat, Kab. Lombok Tengah, Kab. Lombok Timur, Kab. Lombok Utara, Kab. Sumbawa Barat, Kab. Sumbawa, Kab. Dompu, Kab. Bima, dan Kota Bima.

Bacaan Lainnya

Kawan PMI NTB

Kepala BP2MI Pusat mengeluarkan surat resmi pembentukan Kawan PMI NTB, yang ditindaklanjuti dengan Rakornas dan Pengukuhan Kawan PMI NTB dan Bali. Kepala BP2MI Benny Rhamdani membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Sindikat Penempatan Ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Legian, Kuta, Badung, Bali, Kamis (27/6/2024).

Dalam Rakornas tersebut, Kepala BP2MI mengukuhkan 81 Kawan PMI Bali dan NTB. Pembentukan Kawan PMI di 9 Provinsi kantong PMI mencapai 932 orang. Upaya pencegahan ini melibatkan pegiat masyarakat, dengan 570 relawan dikukuhkan di Bandung pada 22-23 Juli 2023, 252 di Makassar pada 5-6 Agustus 2023, dan 115 di Kupang pada 19 September 2023.

Kawan PMI berperan dalam penyebarluasan informasi, sosialisasi, pendampingan, advokasi masalah PMI dan keluarga, serta pencegahan penempatan ilegal PMI.

“Negara ini dalam situasi darurat penempatan ilegal PMI dan tindak pidana perdagangan orang. Negara harus hadir dan tidak boleh kalah melawan sindikat dan mafia perdagangan orang,” ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani.

Struktur Organisasi Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (KAWAN PMI) Lombok Barat:

– Ketua: Heffy Alamsyah

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait