Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan Dampingi Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman Kunjungi Sumbawa

  • Whatsapp
Kapolda NTB
Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan Dampingi Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman Kunjungi Sumbawa

Loading

XPOSE TV//Sumbawa, NTB – Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Hadi Gunawan, SIK., dampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Amran Sulaiman, M.P., dalam sebuah kunjungan penting terjadi di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selasa (22/04/2025).

Bacaan Lainnya

Ketika Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Amran Sulaiman, M.P., melakukan lawatan kerja yang strategis guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Menteri Pertanian RI Amran disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta aparat keamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Hadi Gunawan, SIK. Penyambutan dilakukan di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Sumbawa, Senin (21/4/2025) dengan protokol keamanan yang ketat namun tetap mengedepankan suasana hangat dan bersahabat.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Gubenur NTB, Lalu Muhammad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP,. beserta sejumlah Forkopimda, serta tokoh-tokoh masyarakat dan pemuka agama yang turut menyampaikan harapan besar terhadap kunjungan ini.

Agenda Menteri Pertanian di Kabupaten Sumbawa mencakup tiga kegiatan utama. Kegiatan pertama adalah kunjungan ke Pesantren Modern Internasional Dea Malela di Desa Pemangong, Kecamatan Lenangguar. Di tempat ini, Menteri Amran disambut oleh pengasuh pesantren, para santri, dan tokoh pendidikan Islam.

Dalam sambutannya di pesantren tersebut, Menteri Amran menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan sektor pertanian dalam mencetak generasi muda yang produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Ia menyebut pesantren sebagai pusat pembinaan karakter yang juga bisa berperan dalam membangun kemandirian pangan.

“Pesantren adalah kekuatan bangsa. Bila santri kita dibekali ilmu pertanian modern, Indonesia tidak hanya mandiri pangan, tetapi juga mandiri teknologi dan ekonomi,” tegas Menteri Amran.

Kegiatan kedua adalah panen raya jagung bersama para petani di lahan Kelompok Tani Ai Loang 2, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara. Lokasi ini menjadi pusat perhatian karena telah menunjukkan hasil pertanian yang signifikan sebagai hasil dari program intensifikasi pertanian yang dicanangkan oleh pemerintah.

Di tengah suasana kebersamaan dan semangat gotong royong, Menteri Amran, didampingi Kapolda NTB, Bupati Sumbawa, dan para petani, melakukan panen secara simbolis. Kegiatan ini juga disaksikan oleh ratusan warga dan perwakilan kelompok tani dari berbagai kecamatan di Sumbawa.

Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan tampak aktif terlibat, tidak hanya dalam mendampingi kunjungan, tetapi juga berdialog langsung dengan para petani, mendengarkan aspirasi mereka, dan menyampaikan komitmen Polri dalam menjaga ketertiban dan mendukung program-program pertanian.

“Polri hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Kehadiran kami adalah untuk memastikan kegiatan kunjungan kerja berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK.

Pengamanan ekstra dilakukan di setiap titik kegiatan, melibatkan personel dari Polres Sumbawa, Brimob, dan satuan lainnya, termasuk pemantauan lalu lintas dan sterilisasi lokasi.

Agenda ketiga dari kunjungan ini adalah Rapat Koordinasi Pangan Padi dan Jagung yang digelar di Kantor Bupati Sumbawa. Dalam rapat tersebut, hadir pula perwakilan dari Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi NTB, jajaran Forkopimda, dan unsur TNI-Polri.

Rapat membahas strategi peningkatan produktivitas pangan, penanganan tantangan perubahan iklim terhadap pertanian, serta distribusi pupuk dan benih unggul secara tepat sasaran. Menteri Amran menyampaikan bahwa NTB, khususnya Sumbawa, memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan nasional bila dikelola secara modern dan kolaboratif.

“Kunci keberhasilan adalah sinergi. Pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat harus berjalan bersama. Apalagi dengan dukungan aparat keamanan, saya optimis NTB akan menjadi contoh ketahanan pangan nasional,” ucap Menteri Amran.

Kunjungan ini tidak hanya berdampak secara langsung pada para petani dan pelaku sektor pertanian, tetapi juga membawa semangat baru bagi masyarakat Sumbawa.

Kehadiran Menteri Amran dan Kapolda NTB menjadi simbol nyata bahwa pembangunan nasional tidak hanya berlangsung di pusat kota, melainkan menyentuh sampai ke desa-desa dan lembaga pendidikan di daerah.

Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Sumbawa menyerahkan cinderamata khas daerah kepada Menteri dan Kapolda, sebagai wujud terima kasih atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan di wilayahnya.

Masyarakat pun menyambut baik kunjungan ini. Sejumlah warga yang hadir di lokasi panen raya menyatakan harapan agar perhatian pemerintah terhadap petani terus berlanjut, terutama dalam hal akses terhadap alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, dan pemasaran hasil panen.

Seorang petani, Pak Lalu Usman dari Kelompok Tani Ai Loang 2, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut. “Kami merasa bangga, merasa diperhatikan. Ini memotivasi kami untuk terus bertani dengan semangat,” katanya.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga soal keamanan, keadilan distribusi, serta peran aktif semua pihak.

Kapolda NTB menambahkan bahwa Polri akan terus mendukung program-program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi tantangan yang dihadapi masyarakat,” tegas Irjen Pol. Hadi Gunawan.

Kunjungan kerja ini berakhir dengan sesi foto bersama dan pelepasan balon harapan oleh para pelajar pesantren sebagai simbol semangat kebersamaan dalam membangun negeri.

Sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan aparat keamanan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan dan sejahtera.

Sumbawa, hari itu, menjadi saksi sebuah langkah besar menuju pertanian modern yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Red: H A

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar