VONIS 8 TAHUN UNTUK MANTAN KEPALA DESA KORUPTOR: PUKULAN MAUT BAGI PENGKHIANAT BANGSA!
XPOSE TV AMBON Kamis: 01 Mei 2025 – Mantan Penjabat Kepala Desa Aruan Gaur, Ragia Rumakway, resmi dijebloskan ke penjara 8 tahun oleh Pengadilan Tipikor Ambon. Vonis ini bukan sekadar hukuman, melainkan tombak penghancur bagi para koruptor dana desa yang masih bermimpi menggasak uang rakyat. Total kerugian negara, Rp1,7 miliar, angka yang dibayar dengan kehancuran hidupnya! https://xposetv.live/redaksi/
DETIL VONIS: TIDAK ADA AMpun!
– 8 tahun penjara (melebihi tuntutan 6 tahun jaksa!).
– Denda Rp300 juta atau tambah 4 bulan kurungan.
– Ganti rugi Rp1,7 miliar, jika tak lunas, semua aset disita + 3 tahun penjara tambahan!
– Catatan hitam abadi, nama terdakwa masuk daftar pengkhianat bangsa yang tak bisa dihapus!
“Ini bukan vonis, ini PEMUSNAHAN!”
Arjuna Sitepu, Kepala Divisi Pengawasan dan Pencegahan DPP KPK TIPIKOR, menggebrak dengan pernyataan NERAKA.
“Kami tak hanya mengubur karir Ragia, tapi juga menyiapkan kuburan bagi semua kepala desa korup! Dengar baik-baik, DPP KPK TIPIKOR akan memburu kalian seperti anjing pemburu! Kami akan hancurkan hidupmu, renggut harta bendamu, dan jadikan namamu sampah sejarah! Bagi penegak hukum yang berani melindungi koruptor. kami akan bertindak lebih kejam! Kami usut sampai ke lubang paling gelap, kami pecahkan karirmu, dan kami jadikan kau contoh pengkhianat! Korupsi Rp1.000? Itu sudah pengkhianatan! Kami kejar sampai kau mati atau lebih baik, kau bunuh diri sendiri sebelum kami temukan!”
SKENARIO MALAPETAKA BAGI KORUPTOR.
1. Digital Bloodhounds: KPK TIPIKOR aktifkan sistem Titik-titik Auditor untuk lacak semua transaksi mencurigakan di level desa. Tidak ada yang bisa sembunyi!
2. Operasi Senyap: Intelijen kami telah menyusup di 1.000+ desa. Setiap langkahmu direkam, setiap kuitansi palsu adalah bom waktu!
3. Hukuman Sosial: Koruptor yang terbukti akan dipublikasi secara masif di platform digital. Mukamu akan jadi meme kutukan, keluargamu malu seumur hidup!
4. Harta di Laut & Luar Negeri: Aset disembunyikan di mana pun akan disita. Kami bekerja sama dengan interpol, pelarianmu hanya mimpi!
PESAN UNTUK PENEGAK HUKUM YANG LEMAH.
“Bagi jaksa, hakim, atau polisi yang bermain api dengan koruptor: kami sudah tahu identitasmu.
Bersiaplah: kami akan adili kalian di publik, potong tunjanganmu, dan usut harta ilegalmu. Jika tak ingin jadi bulan-bulanan massa, berhentilah jadi pengkhianat atau kami yang akan menemukanmu!”, tutup, Arjuna Sitepu, dengan nada yang mematikan. (Red)https://youtu.be/F0Z8ikeCQdY






































