![]()
XPOSE TV – Anak sebagai pribadi yang banyak membutuhkan pengetahuan dan pengalaman. Dongeng menjadi media efektif untuk menamkan nilai sikap dan moral pada anak. Dongeng Tanamkan Nilai Moral Anak.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan Farah Damayanti Zubaidah mengatakan, melalui media dongeng anak akan diajak berfantasi dan berimajinasi dengan berbagai cerita, sehingga nilai-nilai sikap akan lebih mudah di tanamkan.
“Media dongeng anak seperti diajak berfantasi dan berimajinasi menuju alam sambil meraup pengalaman baru dunia dongeng. Sebab, dunia dongeng adalah dunia yang menakjubkan bagi anak. Melalui dongeng nilai-nilai sikap dapat dengan mudah di tanamkan pada anak. Perhatian anak lebih mudah ditarik dengan mendongeng,” kata Farah, Kamis lalu saat membuka Workshop Mendongeng di Aula Cendikia Perpusda Lamongan.
Lebih lanjut, menurut Farah, dongeng merupakan media paling baik untuk mengajarkan bahasa dan literasi untuk menanamkan budaya dan kegemaran membaca sejak dini.
“Dongeng dapat menstimulasi nilai dan moral masyarakat, dan ini sejalan dengan meningkatkan kegemaran membaca dan berliterasi, kami (arpusda) setiap hari kamis juga ada program CELENGAN (Cerita Online Lamongan) yang menjadi media untuk memperkenalkan literasi dan bahasa secara virtual kepada anak yang nantinya dapat melatih perkembangan kognitif, kosa kata, pembelajaran karakter serta menstimulan anak untuk cinta buku dan membaca,” ujar Farah.
Selain itu, kata Farah, agar manfaat mendongeng dapat dirasakan oleh anak, diperlukan kemampuan guru pendamping selaku tenaga pendidik yang dapat memahami dan menerapkan teknik mendongeng. Untuk dalam mewujudkan hal tersebut, Dinas Arpusda, pada Kamis lalu (16/3) telah menyelenggarakan Workshop Mendongeng yang di ikuti 50 peserta dari guru pendamping TK dan SD/MI.
“Workshop ini dimaksudkan untuk menumbuhkan minat guru pendamping untuk menggunakan metode mendongeng dan memberikan keterampilan mendongeng, yang meliputi berbagai hal baik dari teknik vokal, gerak tubuh, penguasaan panggung yang bisa diaplikasikan ke anak didik di sekolah masing-masing,” ucap Farah.
Farah berharap, workshop mendongeng yang dilaksanakan dalam rangka menyambut hari dongeng sedunia tahun 2023, dapat meningkatkan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Lamongan yang saat ini mencapai 70,90, serta menyiapkan SDM yang handal dan berkompetan untuk merebutkan kembali posisi juara lomba dongeng tingkat provinsi yang pada tahun lalu Lamongan menempati juara harapan.
“Sasaran kami saat ini memang guru pendamping selain nantinya untuk dapat menerapkan metode mendongeng pada anak, ini juga kami tujukan untuk mengenalkan metode mendongeng pada guru pendamping untuk meningkatkan kualitas pada lomba dongeng,” pungkas Farah.
Xtv- Pak ciek
Dongeng Tanamkan Nilai Moral Anak






































