Bupati Banyuwangi: Segera Bikin Prioritas Kerja saat Serahkan SK PPPK

  • Whatsapp

Xposetv, Banyuwangi – Ada 64 peserta yang lolos seleksi pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi 2021 di Kabupaten Banyuwangi resmi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan. Kepada ASN yang baru Ipuk Fiestiandani sebagai Bupati Banyuwangi berpesan agar mereka segera menyusun prioritas kerja.

Bupati Ipuk mengatakan di tengah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran skala prioritas kerja sangat di butuhkan.

Bacaan Lainnya

“Semuanya di kerjakan tapi tidak ada hasilnya. Tentukan dulu mana yang harus di prioritaskan, terutama yang terkait kepentingan publik,” ucap Ipuk saat penyerahan SK PPPK Jum’at (18/03).

Bupati Ipuk juga menyebut tantangan kedepan akan semakin kompleks karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Di segi lain, tuntutan masyarakat kepada pelayanan publik yang cepat, berkualitas dan tepat terus meningkat. Segera beradaptasi dan bergabung dengan team kerja yang sudah ada. Saya minta, keberadaan kalian akan meningkatkan performa kinerja OPD, pesan Bupati Ipuk.

Acara penyerahan SK PPPK di selenggarakan secara off line, di awali dengan pengambilan sumpah atau janji para peserta di lanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah/janji.

Bupati juga berpesan agar ASN terus meningkatkan kapasitasnya karena kondisi saat ini sangat dinamis dan kompetitif khususnya kepada tenaga kesehatan. Bupati meminta agar mereka lebih responsif dalam melakukan pelayanan.

“Saya tegaskan, setiap pengaduan yang masuk khususnya dari masyarakat kurang mampu maksimal dalam 4 jam wajib di tangani. Seperti warga yang sakit, anak putus sekolah, rumah yang tidak layak huni harus tertangani segera. Ini SOP dari saya,” pesan Bupati Ipuk dengan nada tegasnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Nafiul Huda menerangkan pada hari ini diserahkan 69 SK PPPK. Mereka adalah tenaga non guru yang mengikuti test penerimaan pada 2021 lalu.

“Penerima SK PPPK kali ini adalah 55 tenaga kesehatan 14 tenaga pertanian,” terang Huda.

Kegiatan ini juga di rangkai dengan penyerahan SK pengangkatan jabatan fungsional kepada 27 PNS tenaga guru dari formasi tahun 2014.

Penyerahan SK ini disambut dengan suka cita oleh Sulistyowati, tenga perawat di RSUD Genteng. Sebelum resmi di angkat sebagai PPPK, Sulis sudah mengabdi sebagai tenaga honorer di rumah sakit Daerah Genteng itu selama 14 tahun.

“Alhamdulilah, akhirnya saya bisa menerima SK PPPK, saya bersyukur karena doa saya selama ini di kabulkan oleh Allah,” ujar Sulistyowati. (Am)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait