Tim Kuasa Hukum Advokasi Bertaji Laporkan Oknum BP2SS dan Oknum Warga 

  • Whatsapp
Oplus_131072

Loading

XposeTV OKU//BATURAJA – Tim Kuasa Hukum dan Advokasi Paslon Bupati OKU H Teddy Meilwansyah dan H Marjito Bachri BERTAJI melaporkan oknum pemantau pemilu dan oknum warga diduga tim salah satu calon Bupati yang mendatangi sekretariat Relawan Presiden Prabowo-Gibran (Pragib) untuk pemenangan Paslon Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri di Pilkada OKU.

banner
Photo Kuasa Hukum Cabup Cawabup Paslon BERTAJI

Hal itu, lantaran para pelaku diduga melakukan pengerusakan dan intimidasi relawan tersebut ‘bak preman’ serta mengambil berkas-berkas yang ada di sekretariat di desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat pada Minggu malam lalu.

 

Baca Selanjutnya: Innergie Hadirkan Teknologi Hijau di Taiwan Excellence Happy Run 2024

Baca Selanjutnya: Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Resmi Dilantik Sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2024-2029

“Hari ini kami melaporkan dugaan perbuatan pelanggaran pemilu Pilkada,atas kehadiran orang tidak dikenal termasuk oknum pemantau pemilu BP2SS ke tempat relawan Pragib Bertaji di daerah Pusar, “jelas Khair Sya’ban Oktorudy SH usai memberikan laporan di Bawaslu OKU pada Senin siang (21/10/2024).

 

Laporan dugaan pelanggaran pemilu Pilkada itu kata Rudi, terkait adanya oknum warga secara sengaja mendatangi relawan sekretariat Prabowo Gibran (Pragib) Bertaji di desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat saat dini hari dan melakukan intimidasi serta ‘mencuri’ berkas berkas milik mereka.

 

Parahnya, hal itu dilakukan saat para penghuni sekretariat sedang beristirahat (malam hari red).

 

“Sekretariat relawan Pragib Bertaji di daerah Pusar kejadian itu pada Minggu malam sekitar pukul 00.46 wib. Intinya itu saja. Untuk perkembangan kita lihat nanti, ” ucap Rudi.

 

Dijelaskan Rudi, tim hukum dan advokasi Bertaji melihat ada sweeping sepihak dari oknum warga yang seakan akan orang-orang yang didalam sekretariat itu melakukan kesalahan dan melakukan pelanggaran dan dinilai berbuat kesalahan besar.

 

“Untuk yang kami laporkan dilihat dalam vidio yang beredar dan Laporan warga dilihat dari barang bukti vidio ada empat atau lima orang yang mempunyai peran, ” ucap Rudi.

 

Saat ini jelas Rudi pihaknya masih melaporkan ke sentra Bawaslu OKU.

Dan pihaknya akan menunggu hasilnya.

 

 

“Saat itu kami (adik-adik red) yang menghuni sekretariat itu tiba tiba didatangi orang orang tidak dikenal dan melakukan sweeping mengambil berkas berkas, adik adik juga bingung dan ketakutan. Padahal mereka yang melakukan penggerebekan tidak punya kapasitas bahkan melebih pihak berwenang,”tegasnya.

 

Pihaknya jelas, Rudi akan menunggu hasil laporan yang disampaikan ke Bawaslu OKU. “Kami akan tunggu hasilnya, terkait adanya dugaan pelanggaran proses pelaksanaan pilkada. Tetapi kita menunggu dari hasil laporan yang telah masuk biarkan Banwaslu untuk memproses dan mengkajinya,” Kata Rudi.

 

Sementara itu, Ketua Bawaslu OKU Yudi Risandi saat ditanya membenarkan sudah menerima laporan tersebut. Dirinya mengatakan terkait laporan tersebut pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu.

 

“Lampiran itu masih ditelaah dipelajari dulu oleh kordi PP secepatnya dirapatkan. Nanti akan kita sampaikan ke publik dia atau tiga hari kedepan,”demikian Yudi.”Red” (Tim)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *