XposeTV – Gorontalo. Baku hantam dengan orang tak dikenal, Abdul Rajak Husain alias buang, melihat dua lelaki tak dikenal dilahan perkebunan warga Desa Suka Damai Dusun Harapan Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo pada malam malam hari.
Lelaki yang merupakan buruh tani ini hendak memindahkan sapi selepas sholat isya di area lahan tempat ia mengikat sapi, tiba- tiba ada teriakan dari arah gunung suara kehilangan ayam ternak, dan ternyata suara tersebut adalah warga yang pada saat itu juga mencari kendaraan roda dua yang hilang pada selasa malam.
Baca: Jalan-Rusak-Desa-Talumopatu-Kecamatan-Mootilango
Abdul Rajak Husain alias buang pada saat itu bertemu dengan teman – temannya juga warga setempat, dan akhirnya mereka berpisah kembali.
Malam semakin larut pada saat berpisah dengan beberapa warga,buangpun dengan sebuah lampu (senter) untuk menerangi jalan, ketika cahaya lampu ini di arahkan di depan, muncullah dua lelaki yang tak dikenal memikul karung yang diduga berisikan ayam.
Pada saat itu buang mengarahkan cahaya penerang (senter) kearah orang yang tidak dikenalnya, dan dua orang ini lari pada saat itu, berjarak sekitar 5 meter buang cepat-cepat melemparkan sebatang kayu ke arah orang tersebut, sehingga orang yang tidak dikenal terjatuh pada saat itu juga.
Dengan hati penuh ketakutan buang mendekati orang yang tidak dikenalnya mengeluarkan senjata tajam dan mengayunkan ke arah buang, namun buang selamat dari maut itu, sehingga terjadi baku hantam buangpun membalas mengayunkan senjata tajam ke arah orang itu dan mengenai dibagian tubuh orang tersebut.
Sempat terjadi baku hantam antara keduanya, buang bercerita kalau ia sempat mendapatkan satu kali serangan dari orang tak dikenal tersebut yang menggunakan sejam, bahkan buang hampir saja terkena senjata tajam itu di bagian perutnya.
“Andai dia (orang tak dikenal) tidak menyerang duluan dengan senjata tajam, saya tidak akan menyerang balik kepada orang ini, apalagi saat itu malam hari” ucap buang, Kamis (29/06/2023) malam.
“Dan saya yakin dia seorang pencuri, karena saya melihat, dia memikul karung dan isinya adalah beberapa ekor ayam dan dua orang yang saya tidak kenal itu membawa senjata tajam”, sambung buang.
Sebelum kejadian ini, puluhan warga desa setempat hendak mencari kendaraan roda dua yang hilang pada selasa 27/06/2023 malam.
Hilangnya kendaraan roda dua milik Opi inilah, sehingga puluhan warga bergegas mencari kendaraan yang hilang itu, dan pencarian ini selama dua malam berturut-turut.
Dari apa yang ia ceritakan pula, buang sampai saat ini mengalami ketakutan dikarenakan nyawanya hampir saja melayang untuk melumpuhkan orang yang tidak dikenalnya.
Baku hantam pada rabu malam, Abdul Rajak Husain alias buang melaporkan insiden tersebut kepada pihak pemerintah desa, dan beberapa menit pihak kepolisian Polsek Boliyohuto tiba disusun harapan desa suka damai.
Buang berharap, agar pihak pemerintah Desa Suka Damai dan kepolisian setempat bisa memberikan perlindungan dan keadilan kepadanya, karena insiden ini bukanlah unsur kesengajaan, namun untuk membela dirinya dari serangan orang yang tidak dikenalnya itu.
(Z.M)





































