Wamendagri Tekankan Efisiensi Anggaran Dan Koordinasi Daerah di Manado

  • Whatsapp
Wamendagri Tekankan Efisiensi Anggaran Dan Koordinasi Daerah di Manado
Wamendagri Tekankan Efisiensi Anggaran Dan Koordinasi Daerah di Manado

Loading

Manado, Sulawesi Utara – XposeTV. Wamendagri tekankan efisiensi anggaran dan koordinasi daerah di manado. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto ,menegaskan pentingnya efisiensi anggaran daerah serta peningkatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota saat berkunjung ke Manado. Dalam pertemuan dengan kepala daerah se-Sulawesi Utara, Wamendagri menyoroti bahwa efisiensi yang dimaksud Presiden bukanlah memotong alokasi sektor vital seperti kesehatan dan pendidikan, melainkan mengoptimalkan pengeluaran untuk perjalanan dinas, alat tulis kantor, konsumsi rapat, dan jasa konsultan.

“Efisiensi harus dilakukan hingga ke satuan terkecil. Ini bukan tentang mengurangi layanan publik, tetapi menghindari pemborosan anggaran yang tidak produktif,” tegasnya. Ia meminta seluruh kepala daerah mendisiplinkan penggunaan anggaran untuk memastikan dana dialokasikan pada program prioritas nasional.

Program Strategis dan Ideologi Indonesia Emas 2045
Wamendagri juga mengingatkan kepala daerah agar fokus pada program strategis Presiden, seperti peningkatan gizi masyarakat, Sekolah Garuda (program penguatan pendidikan karakter), rehabilitasi irigasi, dan swasembada pangan. Menurutnya, program-program ini adalah bagian dari fondasi menuju visi indonesia Emas 2045

“Sebelum membahas alokasi anggaran, pahami dahulu landasan ideologisnya. Semua kebijakan harus sejalan dengan tujuan jangka panjang bangsa,” ujarnya. Ia menekankan bahwa program statis seperti ini memerlukan sinergi antardaerah untuk mencapai hasil maksimal.

Baca juga: gubernur-sulawesi-utara-terima-kunjungan-duta-besar-rumania-bahas-kerja-sama/

Koordinasi dan Kolaborasi Jadi Kunci
Isu lain yang menjadi sorotan adalah lemahnya koordinasi antara Gubernur Sulawesi Utara dengan bupati/wali kota. Wamendagri menilai hal ini menyebabkan pembangunan berjalan tidak terarah. “Gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat harus aktif mengawal, memotivasi, dan memastikan kepala daerah bekerja dalam koridor yang sama. Tanpa kolaborasi, target nasional tidak akan tercapai,” paparnya.

Ia mengingatkan semua pihak untuk memperkuat disiplin, koordinasi, dan kolaborasi, terutama dalam implementasi program prioritas. “Kuncinya adalah tetap *on the track*. Jangan sampai ada yang bekerja sendiri-sendiri,” tambahnya.

Respons Positif dari Kepala Daerah
Pernyataan Wamendagri diapresiasi oleh sejumlah kepala daerah yang hadir. Mereka berkomitmen untuk menyusun ulang skala prioritas anggaran dan memperkuat komunikasi dengan pemerintah provinsi. “Kami akan evaluasi penggunaan anggaran dan memperbaiki koordinasi ke depan,” ujar salah satu bupati.

Dengan pesan ini, Wamendagri berharap seluruh daerah dapat berkontribusi optimal dalam mewujudkan target pembangunan nasional, sekaligus meminimalisir kesalahpahaman tentang kebijakan efisiensi yang digaungkan pemerintah pusat. (JS)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *