YR.Team Lanjutkan Normalisasi Tiga Sungai di Dengilo, Fokus Pemulihan Pasca Tambang

  • Whatsapp

Loading

Pohuwato,XPOSETV.com– Upaya pemulihan lingkungan pasca aktivitas pertambangan di Kecamatan Dengilo kembali dilanjutkan oleh YR.Team. Setelah dilaksanakan pada Senin lalu, kegiatan normalisasi daerah aliran sungai (DAS) kembali digelar pada Rabu (28/01/2026), dengan menyasar tiga titik strategis yang mengalami tekanan ekologis cukup serius.

banner

Adapun tiga lokasi yang menjadi fokus normalisasi meliputi Sungai Bubalango di Desa Hutamoputi, Sungai Nanati di Desa Popaya, serta Sungai Tihuo di Desa Karya Baru.

Ketiga sungai tersebut berada dalam satu sistem hidrologis yang saling terhubung dan memiliki peran penting bagi keseimbangan lingkungan serta aktivitas sosial ekonomi masyarakat setempat.

Ketua YR.Team, Iskandar Dalangko, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi dalam merespons dampak sedimentasi sungai pasca pertambangan yang berpotensi menurunkan daya dukung lingkungan.

“Normalisasi dilakukan di tiga titik DAS di Kecamatan Dengilo. Sebelumnya dikerjakan pada hari Senin, dan hari ini kami lanjutkan di Sungai Bubalango Desa Hutamoputi, Sungai Nanati Desa Popaya, serta Sungai Tihuo Desa Karya Baru,” ujar Iskandar.

Saya menyampaikan, normalisasi sungai tidak semata-mata dimaknai sebagai pekerjaan teknis pengangkatan material sedimentasi, melainkan sebagai langkah korektif untuk menjaga stabilitas ekosistem sungai dari hulu hingga hilir. Sungai memiliki fungsi vital dalam menopang sektor pertanian, ketersediaan air bersih, serta mitigasi risiko banjir.

Menurut Iskandar, aktivitas pertambangan yang tidak diiringi dengan pemulihan lingkungan berpotensi mempercepat degradasi sungai, mulai dari pendangkalan, perubahan alur air, hingga penurunan kualitas lingkungan hidup masyarakat di sekitar DAS. Karena itu, keterlibatan langsung di lapangan menjadi bentuk tanggung jawab moral dan sosial YR.Team.

“Kami ingin menetapkan bahwa aktivitas ekonomi harus berjalan seiring dengan kesadaran ekologis. Kerusakan lingkungan akan menimbulkan beban sosial jangka panjang. Normalisasi ini merupakan ikhtiar untuk memulihkan fungsi sungai sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan normalisasi melibatkan unsur internal YR.Team serta dukungan masyarakat setempat. Diharapkan, upaya ini tidak hanya berdampak pada perbaikan fisik sungai, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran berkelanjutan akan pentingnya menjaga daerah aliran sungai sebagai aset ekologis bersama.

Dengan berlanjutnya normalisasi di tiga titik DAS tersebut, YR.Team berharap dapat meminimalisir risiko banjir, memperlancar aliran air, serta memperkuat sinergi antara kepentingan lingkungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat di Kecamatan Dengilo.(Tim)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *