XPOSE TV//Pontianak, Kalimantan Barat – Wujudkan Pontianak Sebagai Sport City Dan Sport Touris, Wali Kota telah mencanangkan kota pontianak sebagai kota sport city. Tentu saja hal ini berbagai pihak menyambut baik program sport city ini. Kata Herman Hofi Munawar pengamat hukum dan Kebijakan publik Universitas Panca Bhakti Pontianak.
Lebih lanjut dikatakan Herman Hofi yang juga ketua PASI Kota Pontianak provinsi Kalimantan Barat Bahwa wujudkan Pontianak sebagai sport city tentu saja bukan hanya persoalan upaya peningkatan prestasi olah raga di kota pontianak namun juga sebagai bentuk upaya untuk membudayakan olahraga di kehidupan sehari-hari masyarakat.
Lebih lanjut Herman Hofi Munawar menegaskan bahwa konsep sport city terwujud jika masyarakat mendukung, bukan hanya atlet, dapat melaksanakan olahraga dan gemar berolahraga.
Ia juga menandaskan bahwa sport city harusnya di gandengkan dengan tourism program, dengan demikian akan melahirkan multy player effect, salah satu nya berdampak terhadap kemajuan UMKM di Kota Pontianak .
“Dengan demikian, manfaat yang akan dirasakan tidak hanya pada peningkatan prestasi atlet, namun olahraga akan menjadi sebuah budaya baru bagi masyarakat dan yang paling penting sport city menjadi perekat silaturahmi masyarakat.
Dia yakin benar kalau konsep sport city ini benar terprogram dengan baik, sistimatis dan terukur, serta du gandengkan dengan program tourism akan mampu menyedot wisatawan bukan hanya domistik akan tetapi wisatawan manca negara. Olah raga benar menjadi industri olahraga, industri olahraga.
Tentu saja hal ini tidak hanya sebatas statement belaka, tetapi konsep nya harus jelas, format nya seperti apa.? Berbagai fasilitas olahraga haruss disiapkan agar dapat menunjang sport tourism, stadion milik pemkot juga harus segera dibenahi.
Lebih lanjut Herman Hofi Munawar menjelaskan, untuk mencapai Kabupaten Pontianak sebagai sport city dan sport tourism, setidak -tidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan. Pertama, merumuskan tujuan sport city dan sport Tourism. Hal ini menjadi penting sebagai dasar dalam menyusun masterplan sport city dan sporty tourism. Dalam penyusunan masterplan yang berorientasi pada hasil kajian yang serius dengan data yang benar. Ketiga menyiapkan SDM dalam meng implementasi masterplan tersebut.
Ketiga konsep tersebut harus berproses yang berkelanjutan.
Jadi kita berharap wali kota mewujudkan itu semua melalui agenda yang jelas dan terukur. Bukan sebatas statemen tampa makna. Gandeng semua pihak KONI dan Pengcab dilibatkan secara intens.
Red: Muhammad






































