xposeTV.live // MALANG – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Malang menggelar agenda strategis Konsolidasi Internal bersama Wasekjen DPN PERADI, Pembagian Kartu Tanda Anggota (KTA) PERADI, dan Buka Puasa Bersama, (Kamis/12 Maret 2026) di Hotel Alana Malang.
Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PERADI Malang Ach Hussairi, S.H., M.H., yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPN PERADI. Konsolidasi ini dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota Advokat senior, serta anggota muda PERADI.
Dalam sambutannya, Hussairi sapaan akrabnya, menekankan pentingnya sinergi antara DPC dan DPN untuk memperkuat soliditas anggota dalam bingkai Organisasi Advokat yang solid.
“Kegiatan ini merupakan momentum untuk konsolidasi internal bersama Wasekjen DPN PERADI, evaluasi program, dan memperkuat rencana strategis ke depan, khususnya dalam meningkatkan kualitas serta profesionalisme advokat,” ujarnya
Dalam arahannya, Hussairi selaku Wasekjen DPN PERADI menekankan pentingnya konsolidasi organisasi guna menghadapi tantangan profesi advokat yang semakin kompleks. Sebagai “Organisasi Advokat yang nyaman” bagi para advokat, PERADI di bawah kepemimpinan DPN harus tetap solid dan mengedepankan etika profesi.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi, melakukan evaluasi program kerja, dan memastikan seluruh anggota bergerak dalam visi yang sama,” ujar Hussairi.
Selain konsolidasi, agenda utama hari ini adalah pembagian KTA PERADI. Hussairi menjelaskan bahwa KTA merupakan wujud bukti fisik keanggotaan dan legalitas profesi yang wajib dimiliki setiap advokat yang sah.
“KTA ini adalah kunci emas legalitas advokat. Pembagian KTA ini juga bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh anggota DPC PERADI Malang adalah advokat yang terverifikasi dan patuh pada kode etik,” tegasnya.
Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sesama advokat di bulan Ramadhan. Suasana kebersamaan kental terasa, memperkuat semangat officium nobile (profesi mulia) antar anggota.
“Momentum bulan suci ini kita gunakan untuk meningkatkan solidaritas, toleransi iman, dan menjaga kekompakan agar PERADI tetap solid dan kuat dalam memberikan keadilan kepada masyarakat,” pungkas Hussairi.
Kegiatan berjalan lancar dengan mematuhi etika profesi dan ditutup dengan doa bersama.






































