Warga Woko Murka! CV Maju Mulya Farm Dituding Rendahkan Aktivis dan Jurnalis

  • Whatsapp

Loading

DOMPU|NTB, xposeTV, (Kamis, 26 Maret 2026),– Ketegangan antara masyarakat Desa Woko, Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, dan pihak CV Maju Mulya Farm kian meningkat. Hingga Kamis (26/03), polemik yang bergulir belum juga menemukan titik terang, meski pihak perusahaan melalui kuasa hukumnya telah mengakui adanya kekeliruan dalam merespons jurnalis yang melakukan konfirmasi di lokasi perusahaan.

Pertemuan yang digelar di CV Maju Mulya Farm pada Rabu (25/03) berlangsung dalam suasana kondusif. Namun, sejumlah pihak menilai pembahasan belum menyentuh substansi utama persoalan, terutama karena pimpinan perusahaan tidak hadir. Hal ini memicu kekecewaan, khususnya terkait dugaan pernyataan yang merendahkan aktivis serta sikap yang dinilai tidak pantas terhadap jurnalis di lapangan.

Seorang jurnalis yang melakukan peliputan mengaku menerima pertanyaan bernada sinis dari pihak perusahaan. Ia menegaskan bahwa kehadirannya sebagai insan pers semata-mata untuk menjalankan fungsi kontrol sosial, bukan sebagai bagian dari kelompok aktivis apalagi dikaitkan dengan pihak yang dituding datang untuk melakukan pemerasan.

Sikap dan pernyataan tersebut dinilai berpotensi bertentangan dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam Undang-Undang Pers, khususnya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam Pasal 4 ayat (1) ditegaskan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Selain itu, Pasal 4 ayat (3) menyebutkan bahwa pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan serta informasi.

Tidak hanya itu, Pasal 8 juga menegaskan bahwa dalam melaksanakan profesinya, wartawan mendapat perlindungan hukum. Oleh karena itu, segala bentuk sikap yang merendahkan, mengintimidasi, atau mendiskreditkan kerja jurnalistik dapat dipandang sebagai bentuk penghambatan terhadap kemerdekaan pers.

Dengan demikian, respons pimpinan perusahaan yang bernada sinis dan cenderung menggeneralisasi peran jurnalis sebagai pihak yang memiliki motif tertentu, dinilai tidak sejalan dengan semangat kebebasan pers serta perlindungan terhadap profesi wartawan sebagaimana dijamin oleh undang-undang.

Di sisi lain, tokoh pemuda Desa Woko yang enggan disebutkan namanya menilai pernyataan pihak perusahaan yang menyebut aksi aktivis “berujung pada permintaan uang damai” telah melukai harga diri masyarakat.

“Kami merasa direndahkan. Perusahaan berdiri di desa kami, tetapi justru menunjukkan sikap yang tidak menghargai masyarakat. Bukan hanya aktivis, jurnalis yang bekerja secara profesional juga diperlakukan tidak semestinya. Hingga saat ini belum ada klarifikasi yang layak dari pimpinan perusahaan,” ujarnya.

Kekecewaan tersebut memicu meningkatnya tensi di tengah masyarakat. Sejumlah pemuda bahkan menyampaikan ultimatum akan mengambil langkah tegas apabila persoalan tidak segera diselesaikan secara terbuka.

Para pemuda menyatakan siap melakukan pemblokiran akses keluar-masuk perusahaan. Mereka menegaskan bahwa jalan yang digunakan merupakan fasilitas desa.

“Jika tidak ada penyelesaian yang adil, kami siap menutup akses perusahaan. Itu adalah jalan desa kami. Jika hingga saat ini pimpinan perusahaan belum menunjukkan itikad baik, maka jangan salahkan kami,” tegas salah satu pemuda lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pimpinan CV Maju Mulya Farm masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi lanjutan terkait tuntutan pemuda.

Situasi di Desa Woko saat ini masih tegang. Masyarakat berharap adanya langkah konkret, transparansi, serta komunikasi terbuka dari pimpinan perusahaan guna meredam konflik yang berpotensi meluas. (Red)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *