Wagub Sulut Ikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-29, Tekankan Sinergi Pusat-Daerah untuk Indonesia Emas 2045

  • Whatsapp
Wagub Sulut Ikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-29
Wagub Sulut Ikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-29

Loading

Sulut – XposeTV. Wagub Sulut ikuti peringatan hari otonomi daerah ke-29. Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Dr. Victor Mailangkay SH MH, menghadiri upacara virtual Peringatan Hari Otonomi Daerah (HOTD) ke-XXIX Tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kegiatan ini digelar untuk mengingatkan komitmen pemerintah dalam memperkuat otonomi daerah sebagai fondasi pembangunan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Wagub Mailangkay menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memaksimalkan potensi lokal. “Otonomi daerah bukan hanya tentang delegasi wewenang, tetapi juga kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah,” ujarnya dari ruang kerjanya, mengenakan seragam PDUB lengkap didampingi pejabat terkait.

Tahun ini, Kemendagri mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”, menekankan perlunya harmonisasi kebijakan dan penguatan kapasitas daerah. HOTD diperingati sebagai apresiasi terhadap desentralisasi yang dimulai sejak reformasi 1998, ditandai dengan lahirnya UU No. 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang kemudian direvisi menjadi UU No. 23/2014.

Melalui otonomi daerah, kabupaten/kota diberikan kewenangan mengelola sumber daya, meningkatkan pelayanan publik, dan mengakselerasi pembangunan sesuai karakteristik wilayah. Namun, Kemendagri juga menyoroti tantangan seperti kesenjangan kapasitas antar-daerah, tumpang tindih regulasi, dan risiko korupsi yang perlu diantisipasi.

Baca juga: gubernur-dukung-penyelenggaraan-stqh-provinsi/

“Pemerintah daerah harus inovatif dan transparan dalam mengelola anggaran serta memanfaatkan teknologi untuk pelayanan yang efisien,” tambah Mailangkay, merujuk pada upaya Sulut dalam mengoptimalkan sektor kelautan, pariwisata, dan pertanian berbasis kearifan lokal.

HOTD ke-29 menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif, serta menjadikan otonomi sebagai alat pemerataan pembangunan menuju Indonesia yang berdaulat dan maju pada 2045.(JS)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait