![]()
XposeTv//Gorontalo-Pertandingan sepak bola antara tim Parungi dan tim lawan di Helumo Cup 2025 telah menjadi sorotan tajam setelah insiden yang terjadi di lapangan pada Jumat, 3 Oktober 2025. Banyak warga dan penggemar sepak bola yang merasa kecewa dengan kinerja wasit yang dinilai tidak profesional dan tidak adil.
Pada menit ke-45 pertandingan, tendangan keras dari pemain lawan mengenai perut pemain asal Tim Parungi FC dan terlihat jelas di video yang beredar di media sosial, namun wasit tidak memberikan kartu merah kepada pemain lawan. Banyak yang menilai bahwa wasit telah melakukan kesalahan besar dengan tidak memberikan keputusan yang adil.
Wasit yang seharusnya menjadi penengah yang adil dan netral, malah menjadi sorotan karena kinerjanya yang dipertanyakan. Seharusnya, wasit memiliki kemampuan untuk mengontrol jalannya pertandingan dan membuat keputusan yang adil berdasarkan aturan yang berlaku.
Menurut Aturan FIFA tentang sepak bola, wasit memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan dengan adil dan sportif. Selain itu, Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 303 tentang Perjudian juga mengatur tentang sanksi bagi mereka yang terlibat dalam praktik kecurangan dalam pertandingan sepak bola.
Masyarakat menilai bahwa wasit sudah tidak profesional dan tidak adil dalam pertandingan tersebut. “Kami sangat kecewa dengan kinerja wasit yang tidak adil. Kami menilai bahwa wasit sudah tidak profesional dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap warga saat wawancara.
Kinerja wasit yang tidak profesional dan tidak adil telah merusak keseruan pertandingan sepak bola di Helumo Cup 2025. Banyak yang menilai bahwa wasit telah melakukan kesalahan besar dan harus diberikan sanksi yang tegas.
Kita berharap bahwa pihak berwenang akan segera mengambil tindakan tegas terhadap wasit yang terlibat dalam praktik kecurangan ini. Kita tidak ingin melihat lagi kejadian seperti ini di masa depan.






































