Tak Main-Main Berantas Begal, Lurah Burangkeng Janjikan Hadiah 10 juta

  • Whatsapp
Tak Main-Main Lurah Burangkeng Janjikan Hadiah 10 juta
Tak Main-Main Lurah Burangkeng Janjikan Hadiah 10 juta

Loading

XPOSETV// BEKASI– Tak Main-Main Berantas Begal, Lurah Burangkeng Janjikan Hadiah 10 juta. Lurah Desa Burangkeng Kabupaten Bekasi, Nemin bin Sain, telah mengambil beberapa langkah, untuk memerangi kejahatan jalanan seperti begal di wilayahnya, Desa Burangkeng Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi.

Bacaan Lainnya

Tak Main-Main Berantas Begal, Lurah Burangkeng Janjikan Hadiah 10 juta. Pertama, sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada warga dan aparat penegak hukum, Nemin memberikan hadiah sebesar Rp10 juta kepada siapa pun yang mampu menangkap begal tersebut dalam kondisi hidup-hidup.

Hal itu dia sampaikan dalam kesempatan kegiatan musyawarah dusun (Minggu, 25/06). Kejadian begal di wilayah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sudah sering terjadi beberapa kali dalam sebulan terakhir ini.

Peristiwa terbaru terjadi pada 24 Juni 2023, di mana seorang pekerja dibegal 4 orang di Jalan MT Haryono, dekat Masjid Al Islah Burangkeng.

“Itu bukan sayembara, tetapi saya memberikan motivasi kepada warga dan aparat penegak hukum. Saya kasih hadiah yang bisa tangkap pelaku begal jalanan Rp10 juta,” kata lurah Nemin, saat memberi keterangan kepada media. (Senin, 26/23)

“Itu untuk membangkitkan semangat, karena belum pernah ada yang bisa menangkap begal jalan yang beraksi di wilayah Desa Burangkeng,” ucap beliau.

“Kita berencana membentuk Satgas Keamanan untuk memberikan perlindungan dan keamanan kepada masyarakat,” ucap nya kepada wartawan, Senin (26/06).

“Operasional Satgas tersebut akan didanai melalui anggaran operasional kepala desa. Tujuan dari pembentukan Satgas ini adalah untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga, terutama bagi mereka yang bekerja pada malam hari,” sambung dia.

Satgas Keamanan terdiri dari berbagai elemen, seperti babinsa, bhabinkamtibmas, ketua RT-RW, Karang Taruna, Pokdarkamtibmas, dan elemen masyarakat lainnya.

Mereka akan menjaga titik-titik rawan di jam-jam yang sering terjadi kejadian begal, seperti pukul 4 pagi, jam 10 malam ke atas, dan pagi hari.

Penting untuk dicatat bahwa anggota Satgas tidak akan mengenakan seragam khusus, tetapi akan menggunakan pakaian biasa agar dapat melakukan pengawasan dengan lebih efektif.

Dengan kehadiran Satgas Keamanan dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan wilayah Desa Burangkeng dapat menjadi lebih aman dan bebas dari tindak begal.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dan masyarakat setempat dalam menjaga keamanan dan melindungi warganya dari ancaman kejahatan.

IY

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *