![]()
Sulut XposeTV. Serukan Toleransi dan pengendalian diri di malam takbiran. Usai melepas pawai takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menyampaikan harapannya agar masyarakat menjaga norma-norma dan menciptakan malam takbiran yang aman, terkendali, serta penuh toleransi. Hal ini disampaikannya dalam keterangan pers di sela acara pelepasan pawai, Minggu (30/3/25).sore.
“Saya sangat berharap agar kita semua bisa menjaga norma-norma di malam takbiran ini sehingga tidak ada permasalahan. Mari ciptakan suasana penuh toleransi, kebahagiaan, dan terkendali,” ujar Yulius. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan, terutama setelah seluruh umat Muslim menyelesaikan ibadah puasa Ramadan selama 30 hari.
Gubernur mengungkapkan, pengalamannya memimpin prosesi pelepasan pawai takbiran ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, ia pernah melaksanakan hal serupa saat bertugas di Kota Sorong. “Ini pengalaman berharga bagi saya untuk terus mendorong kolaborasi antarumat beragama,” tambahnya.
Yulius juga menyoroti pengalamannya menghadiri perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu sehari sebelumnya. Menurutnya, kebersamaan dan penghormatan terhadap perbedaan keyakinan di Sulut patut diapresiasi. “Saya melihat langsung bagaimana kerukunan umat beragama di sini. Ini harus kita jaga bersama,” katanya.
Baca juga: audy-f-endey-ucapkan-selamat-idul-fitri-1446-h/
Di akhir pesannya, Gubernur mengimbau masyarakat agar tidak larut dalam euforia berlebihan pascalebaran. “Setelah 30 hari berpuasa, mari kita tetap menjaga kesehatan dan kebahagiaan dengan bijak. Yang terpenting, keluarga besar Sulut bisa merayakan Idul Fitri dalam suasana damai,” pungkasnya.
Pawai takbiran di Sulut tahun ini berlangsung tertib dengan partisipasi ribuan masyarakat. Aparat keamanan telah disiagakan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan. (JS)






































