Semangat Tak Padam di Tengah Hujan: Persami Gugus 1 Gunungsari di SD-SMP Satu Atap 4 Berlangsung Penuh Makna dan Kebersamaan

  • Whatsapp
Semangat
Hujan tak menyurutkan langkah ratusan Pramuka penggalang dalam mengobarkan semangat Dasa Darma di bumi perkemahan Gunungsari

Loading

XPOSE TV//Lombok Barat, NTB – Semangat tak padam di tengah hujan, suasana Sabtu lagi (101/11) di Bumi Perkemahan SD-SMP Satu Atap 4 Gunungsari terasa berbeda. Hujan yang mengguyur kawasan Gunungsari sejak pagi tak mampu meredam semangat ratusan peserta Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) dari Gugus 1 Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat, NTB. Dengan wajah cerah dan langkah mantap, para penggalang putra dan putri tetap berdiri tegak, siap mengibarkan semangat Pramuka sejati. Minggu (02/11/2025).

Bacaan Lainnya

Meskipun langit kelabu dan tanah becek, tak sedikit pun terlihat rasa menyerah. Justru, di tengah rintik hujan itulah, nilai-nilai kepramukaan seperti tanggung jawab, kebersamaan, dan kemandirian benar-benar teruji. Para peserta, kakak pembina, hingga Dewan Kerja Ranting Gunungsari menunjukkan dedikasi luar biasa demi suksesnya kegiatan yang telah lama dinantikan ini.

Semangat
Semangat Tak Padam di Tengah Hujan: Persami Gugus 1 Gunungsari di SD-SMP Satu Atap 4 Berlangsung Penuh Makna dan Kebersamaan

Kegiatan Persami tahun ini menjadi bukti bahwa semangat pantang menyerah yang tertanam dalam jiwa Pramuka masih kokoh di tengah berbagai tantangan. Ketua panitia bersama seluruh panitia pelaksana bekerja tanpa kenal lelah, memastikan setiap tenda berdiri tegak, setiap peserta mendapat tempat yang layak, dan setiap kegiatan berjalan sesuai rencana.

โ€œKegiatan ini bukan hanya tentang perkemahan, tapi tentang membangun karakter, solidaritas, dan semangat gotong royong antar Pramuka se-Gugus 1,โ€ ujar Sri Suhasmi K, S.Pd., salah satu tokoh pendidik sekaligus narasumber kegiatan tersebut. Ia menambahkan bahwa meski persiapan sempat menghadapi berbagai kendala teknis, seluruh panitia dan peserta berhasil menunjukkan semangat luar biasa yang layak diapresiasi.

Perkemahan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, dibuka secara resmi oleh Kak Mukhali, S.Pd., perwakilan dari Kwaran Gunungsari. Dalam sambutannya, Kak Mukhali menegaskan pentingnya memperdalam ilmu kepramukaan, bukan sekadar tepuk tangan atau nyanyian semata.

โ€œDalam Pramuka, kita belajar tentang kehidupan. Tentang disiplin, kemandirian, dan pengabdian. Ilmu kepramukaan adalah fondasi untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berjiwa pemimpin,โ€ tegasnya di hadapan peserta yang berbaris rapi meski di bawah gerimis.

 

Suasana semakin khidmat saat malam tiba. Api unggun yang menyala di tengah lapangan menjadi simbol semangat perjuangan yang tak pernah padam. Sorak tepuk tangan menggema ketika nyala api menembus langit malam Gunungsari, menandai kebersamaan dan harapan yang menyala dalam dada para peserta.

Sebanyak 11 kontingen dari berbagai sekolah di Gugus 1 turut serta memeriahkan kegiatan ini. Setiap regu menampilkan kreativitas dan kekompakan mereka dalam berbagai lomba seperti pionering, semaphore, hasta karya, yel-yel, dan pentas seni pramuka. Kegiatan berlangsung penuh semangat namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Menurut panitia, Persami kali ini tidak hanya menjadi ajang latihan kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar sekolah dan pembina. โ€œInilah momen yang menyatukan kami. Di sini kami belajar bahwa Pramuka bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tetapi gaya hidup dan jati diri pelajar Indonesia,โ€ tutur salah satu peserta dengan bangga.

Sepanjang kegiatan, sinergi antara panitia, pembina, dan peserta tampak begitu solid. Para pembina dari berbagai sekolah bergantian memberi arahan dan motivasi kepada anak didik mereka. Di sisi lain, para peserta juga belajar untuk saling menghargai dan membantu sesama di tengah keterbatasan fasilitas dan cuaca yang tak bersahabat.

Kegiatan Persami ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran pembina di Gugus 1 Gunungsari. Mereka menilai bahwa ke depan, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan dengan konsep yang lebih inovatif dan edukatif agar semakin menarik minat generasi muda.

โ€œKita ingin Pramuka tidak hanya dikenal lewat seragamnya, tapi lewat nilai-nilai luhur yang ditanamkan โ€” seperti kejujuran, gotong royong, dan pantang menyerah,โ€ ucap salah satu pembina senior yang turut hadir.

 

Penutupan kegiatan dilaksanakan pada Minggu siang dalam suasana haru dan kebanggaan. Satu per satu peserta bersalaman, saling bertukar kenangan, dan berjanji untuk terus menjaga semangat Pramuka di sekolah masing-masing. Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini hingga berjalan sukses, terutama kepada Kepala Sekolah se-Gugus 1 Gunungsari yang telah memberikan dukungan penuh.

โ€œSemoga semangat Persami ini menjadi kobaran api yang tak kunjung padam. Jangan berhenti di sini. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk terus berjuang dan berprestasi,โ€ tutupnya dengan penuh semangat.

Kegiatan pun ditutup dengan seruan lantang dari seluruh peserta:
โ€œSalam Pramuka! Kami Jadi Pandumu!โ€

Dengan semangat membara dan kenangan yang akan terus hidup di hati setiap peserta, Persami Gugus 1 Gunungsari tahun ini meninggalkan pesan mendalam: bahwa hujan bukan penghalang untuk menyalakan api perjuangan, dan Pramuka akan terus bersinar menerangi jiwa-jiwa patriotisme tunas bangsa.

Red: H. A
Narsum: Sri Suhasmi K, S.Pd.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ CATATAN REDAKSI: ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.๐Ÿ‘ Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 Komentar