![]()
Tikela, XposeTV- Minahasa — Pemerintah Desa Tikela melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2025 dengan mengusung tema “Melalui Konvergensi Pencegahan Stunting Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia yang Unggul Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak balita.
Kegiatan ini dihadiri oleh Hukum Tua Desa Tikela Tomy Koraag, S.Sos, perangkat desa, pendamping desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kader desa, serta masyarakat yang diundang secara langsung untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan stunting.
Dalam sambutannya, Hukum Tua Tomy Koraag menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk menangani masalah stunting secara berkelanjutan. “Stunting bukan hanya soal gizi, tetapi juga menyangkut sanitasi, pendidikan, dan pola asuh. Semua pihak harus terlibat,” ujarnya.
Pendamping desa juga memaparkan data dan strategi konvergensi yang akan diterapkan di Desa Tikela untuk menekan angka stunting, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak, peningkatan peran kader posyandu, serta edukasi kepada keluarga.
Rembuk stunting ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam memperkuat upaya pencegahan stunting, sekaligus membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi demi mewujudkan Indonesia Maju.(Rusli Datu)






































