![]()
Palakka, Bone – Rangkaian kegiatan mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin gelombang 114 dengan agenda melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong untuk ketahanan pangan.
Kegiatan KKN tersebut dilaksanakan di sekitar kantor Desa Palakka. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lokal serta memanfaatkan latar belakang keilmuan dan semangat kolaboratif mahasiswa, 04 /08/ 2025.

Salah seorang mahasiswa peserta KKN Alya Ayuni Nurul Ilahi merupakan mahasiswa Teknik Elektro yang juga tergabung dalam tim KKN Universitas Hasanuddin di Desa Palakka, mengambil inisiatif untuk merancang dan menjalankan program kerja yang berfokus pada ketahanan pangan masyarakat desa.
Meski dirinya berasal dari Fakultas teknik, Alya menyesuaikan pengabdiannya dengan kebutuhan desa dengan menggagas pemanfaatan lahan kosong di sekitar kantor desa menjadi kebun produktif. Lahan tersebut dibagi menjadi delapan kelompok, yang masing-masing dikelola oleh dusun dan aparat desa sebagai penanggung jawabnya.
Beberapa jenis tanaman yang ditanam meliputi sayuran dan tanaman obat yang umum dikonsumsi masyarakat seperti kangkung, sawi, kacang panjang, cabai (lombok), bawang merah dan putih, tomat, terong, timun, serta tanaman obat keluarga.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian desa, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai bentuk semangat gotong royong dan partisipasi aktif, hasil dari program kerja ini akan diperlombakan dalam bentuk lomba kebun antar dusun menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan, serta menjadi contoh pemanfaatan lahan yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Menurut kepala desa Palakka, kecamatan kahu kabupaten Bone, Muhtar, SP “Kegiatan ini sangat positif karena melibatkan masyarakat langsung dalam proses bercocok tanam dan menjaga lingkungan. Kami sangat mendukung dan berharap program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.






































