XPOSETV// Kediri Kota – Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri terus membersihkan aliran sungai di wilayah Kota Kediri. Pembersihan aliran sungai guna mengantisipasi banjir yang rawan terjadi di wilayah itu. Pasalnya, hujan diperkirakan akan terjadi selama bulan Oktober hingga Desember 2023
Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari mengatakan, sejumlah tim diturunkan untuk membersihkan titik-titik aliran sungai. Pembersihan dilakukan secara manual diantaranya Sungai Parung Kaliombo.
Kami akan rutinkan tim untuk membersihkan aliran sungai. Yang jelas sudah terencana hingga bulan sebelumnya. Ada 6 petugas yang kita terjunkan di setiap titik normalisasi. Tiap titik rata-rata membutuhkan waktu 12 hari dalam pengerjaannya,” imbuhnya.
Menurut dia, saat ini yang sudah dilakukan normalisasi ada 11 titik sungai yakni Sungai Ringinanom, Sungai Kampung Dalem, Sungai Parung Kaliombo, Sungai Tambora Kelurahan Mojoroto, aliran Sungai Kedak, Sungai Kelurahan Bandar Lor dan Sungai Utara Al-Irsyad Kelurahan Singonegaran.
Dari 11 titik ini, ada 3 titik yang masih dalam pengerjaan dan rencana. Saat ini Sungai Kelurahan Mrican dalam pengerjaan. Untuk Sungai di Kelurahan Gayam dan Kelurahan Banjaran nanti menyusul,” jelasnya.
Meski sudah dilakukan normalisasi pihaknya akan terus melakukan pemantauan. Bahkan, titik-titik yang rawan banjir akan dilakukan normalisasi secara rutin tiga bulan sekali.
Ia juga mengimbau masyarakat Kota Kediri untuk tidak membuang sampah di aliran sungai. Ia meminta warga terlibat dalam menjaga kebersihan sungai dari sampah. ( ADV// PUPR Kota Kediri).





































