XPOSETV. Gorontalo – Pulau Pepaya, adalah sebutan dari pulau kecil dan unik di Kabupaten Gorontalo Utara ini. Pulau pepaya ini adalah satu dari beberapa pulau penjaga habitat alam bahari yang ada di Gorontalo Utara. Sabtu, (23/7/2022)
Pasirnya yang putih mengelilingi garis pantai menjadikan pulau pepaya ini terlihat sangat indah dan memanjakan mata, ditambah suara dedaunan ketika kamu ditiup angin laut membuat suasana menjadi lebih sejuk dan bisa membuat siapa saja yang berkunjung kepulau itu enggan untuk cepat-cepat beranjak pulang.

Pulau kecil yang tak berpenghuni ini terletak di antara laut Kecamatan Monano dan Sumalata Timur Gorontalo Utara. Pulau ini juga bersebelahan dengan pulau Raja yang ukurannya cukup besar dan tidak kalah menarik dari Pulau Pepaya. Kedua pulau berdekatan itu masuk dalam kawasan konservasi cagar alam.
Masuknya pulau itu dalam kawasan konservasi cagar alam, membuat pulau itu terjaga ekosistemnya, karena jarang sekali orang yang datang melakukan aktivitas disana.
Oh ya Sobat xposetv, Meskipun pulau ini masuk dalam kawasan konservasi cagar alam, kalian masih bisa kok berkunjung untuk melihat keindahan pulau ini, asalkan sepengetahuan petugas badan konservasi sumber daya alam (BKSDA) Gorontalo dan jelas apa tujuan teman-teman kesana agar terpantau oleh penjaga pulau, karena pulau ini kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Utara, Badar Pakaya, sangat dilindungi.
Pulau ini sangat cocok untuk teman-teman yang ingin mengisi waktu libur dengan menikmati keindahan alam bahari, apalagi buat kamu para pecinta alam bahari.
Untuk menuju Pulau ini, Teman-teman akan menempuh perjalanan sekitar 2 sampai 3 Jam lebih dari pusat Kota Gorontalo. Jika sudah memasuki Gorontalo Utara, teman-teman tinggal mengikuti jalan Gorontalo-Buol sampai di Desa Dunu Kecamatan Monano.
Kurang lebih 30 menit untuk sampai ke Pulau dan selama penyebrangan menggunakan perahu teman-teman akan disuguhkan dengan indahnya panorama daratan Gorontalo Utara. Ketika sudah mendekati pulau, teman-teman pastinya juga akan dimanjakan dengan pemandangan bawah laut, lautnya yang biru jernih, pepohonan serta pasir putih yang mengelilingi pulau kecil itu.
Kenapa harus Desa Dunu yang menjadi rekomendasi titik penyebrangan ke Pulau itu, karena di Desa Dunu ada petugas atau penjaga pulau tersebut. Teman-teman bisa langsung bertanya ke pemerintah Desa atau masyarakat setempat dimana rumah dan nama penjaga pulau itu, disitu juga teman-teman sudah bisa melihat dua pulau yang berdekatan itu.
Pastikan sebelum ke pulau itu, teman sudah menyiapkan persediaan mulai dari makanan atau cemilan, karena disana tidak ada aktivitas jual beli ya. Jangan lupa bawa kamera atau handphone (HP) karena kedua benda itu akan sangat berguna saat di pulau nanti, pastikan juga kondisi cuaca benar-benar cerah.
Jika beruntung, teman-teman juga akan melihat penyu, karena pulau itu sering dijadikan tempat pelepasan bibit penyu dan pastinya dilindungi.
Pesan buat teman-teman ketika dipulau nanti, jangan mengambil apapun kecuali gambar. Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak. Jangan membunuh apapun kecuali waktu. Hindari aksi vandalisme. Salam lestari dan selamat berhari libur ya. Sabtu, (23/7/2022)
Reporter : Dodi Dain






































