XPOSE TV// Sumbawa Barat, NTB – Penyuluhan dan Bimtek oleh Dinas pertanian Sumbawa Barat melaksanakan bimtek penyuluhan untuk mengatasi krisis pangan dengan program Penguatan Kapasitas Penerap Standar Instrumen Pertanian Mendukung Peningkatan Produksi Padi Dan Jagung Di Nusa Tenggara Barat Yang di laksanakan oleh kementerian pertanian Badan instrumen Pertanian (BSIP) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang Bertempat di gedung Hanifati Resto KTC.
Tutut di hadiri pada acara penyuluhan dan bimtek oleh Kepala dinas pertanian provinsi NTB diwakili kepala balai penyuluhan Ir H. Ruslan,
-Ir. Muh. Saleh M S.i kepala dinas pertanian Sumbawa barat
– Kepala balai Standar Instrumen Pertanian Provinsi NTB di wakili Dr. Muh Saleh Muhtar
– Kepala balai penyuluhan Pertanian penanaman padi NTB Sabar Untung, SP.
– Kepala balai penyuluhan penanaman jagung NTB Yanti Tri guna, SP.
– Kepala BPSB.Pertanian dan ketahanan pangan NTB Edy Purwo Asbianto, SP.,
– Babinsa Kodim 1628/SB
– Penyuluh Pertanian
– kelompok Tani dan kelompok Tani Penangkal Benih.
Kepala BSIP NTB menyampaikan beberapa hal, tentu kita mengetahui kondisi kita sekarang yang di landa badai elnino bahwa 44 negara mengalami kondisi cuaca elnino yang kurang bagus termasuk Indonesia dalam hal ini kita dari kementerian pertanian mempunyai beberapa program yang sama kita laksanakan bersama sama dan bersinergi untuk kita atasi bersama dengan kondisi pangan yang kurang baik maka kita harus bersinergi bersama untuk mengatasi kondisi cuaca sekarang maka kami mengajak seluruh komponen pendukung untuk menyamakan persepsi untuk sama2 kita mengidentifikasi kondisi sawah apakah potensi masih mendukung untuk mengatasi kondisi cuaca yang menimpa wilayah kita.
Mari kita maksimal kan kondisi wilayah bersama dengan seluruh komponen mari kita mencari sumber sumber potensi air untuk kita identifikasi kondisi nya cuaca yang melanda kita ini merata di seluruh Indonesia dengan adanya dampak dari cuaca elnino yang menyebabkan gagal kemajuan pangan kita dan pertanian.
Untuk itu mari kita sama sama mengatasi tugas besar yang mulia ini yang di berikan negara bagi para kelompok tani dan penyuluh harus pro aktif memberikan laporan termasuk teman teman Babinsa harus pro aktif untu memberikan informasi sumber sumber air atau lahan lahan kosong untuk di memaksimalkan untuk komoditi padi dan jagung di lahan lahan yang belum di manfaatkan,” ucapnya.
Untuk itu Bagi para peserta nanti perhatikan apa yang di sampaikan oleh para narasumber bagaimana kita pengelolaan penanaman padi dan jagung sehingga bisa di terapkan di lahan lahan yang akan di mampatkan, sehingga cadangan sandang pangan kita tidak kekurangan di kabupaten Sumbawa Barat.” Harapnya.
Kepala dinas pertanian KSB sekaligus ketua panitia acara bimtek menambahkan, tujuan kegiatan Bimtek Penguatan Kapasitas Penerap Standar Instrumen Pertanian Mendukung Peningkatan Produksi Padi Dan Jagung Di Nusa Tenggara Barat bagi bagi para penyuluh dan kordinator maupun pelaksana merupakan program kementerian pertanian RI Dan menindak lanjuti Mou panglima TNI RI dengan kementerian pertanian RI dan kami telah sepakat dengan komandan kodim KSB sehingga para babinsa ini menjadi perwakilan yang di utus untuk membantu kegiatan kita bersama. “ Ucap kadis ksb.
Dengan melibatkan Kodim 1628/SB sekitar 31 babinsa dari koramil 01 taliwang yang membawahi 3 kecamatan yaitu taliwang, brang rea, brang ene babinsa bersama danramil sudah melakukan kordinasi dengan kordinator maupun penyuluhan untuk mendeteksi titik sasaran yang akan di kerjakan.
Karena pengerjaan saluran Primera bintang bano belum rampung akibatnya petani gagal tanam.
Penyerahan bantuan benih Padi dan jagung kepada para ketua kelompok Tani dan Pemberian cinderamata kepada kordinator Penyuluhan dan bimbingan Teknis Oleh Kepala balai penyuluhan penanaman padi NTB Tentang Tehnik dan teknik penanaman padi untuk peningkatan produksi padi di NTB.
Narsum: Boen intl
Red: Kabiro Busran S.Ip





































