Pengamat Nilai Sukiman Azmi Berpeluang Besar Nahkodai DPD Partai Demokrat NTB

  • Whatsapp
Pengamat
M. Sukiman Azmi

Loading

XPOSE TV//Mataram, NTB – Pengamat nilai Sukiman Azmi berpeluang besar nahkodai DPD  Partai Demokrat  di NTB. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) dijadwalkan akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Februari 2026 mendatang. Musda ini menjadi momentum penting menyusul posisi ketua DPD yang dipastikan akan berganti. Sabtu (31/01/2026).

Bacaan Lainnya

Pasca Ketua DPD Partai Demokrat NTB, Indra Jaya Usman (IJU), tersandung kasus hukum, peluang IJU untuk kembali menakhodai partai berlambang mercy tersebut praktis tertutup. Kondisi ini memunculkan sejumlah nama kader dan tokoh yang disebut-sebut memiliki peluang memimpin Demokrat NTB ke depan.

Salah satu nama yang mencuat adalah mantan Bupati Lombok Timur dua periode, Sukiman Azmi.

Pengamat politik NTB, Ihsan Hamid, menilai Sukiman Azmi bukan sosok baru di lingkungan Partai Demokrat. Bahkan, Sukiman tercatat pernah menjadi rival IJU dalam Musda Partai Demokrat NTB pada tahun 2022 lalu.

“Ini menunjukkan bahwa Pak Sukiman sudah memiliki KTA Partai Demokrat dan memahami dinamika internal partai,” ujar Hamid di Mataram, kemarin.

Dengan rekam jejak tersebut, menurut Hamid, peluang Sukiman Azmi untuk memimpin Demokrat NTB terbilang besar. Terlebih, sebagai mantan Bupati Lombok Timur, Sukiman dinilai masih memiliki basis pemilih yang loyal. Kabupaten Lombok Timur sendiri merupakan daerah dengan jumlah pemilih terbesar di NTB.

“Lombok Timur adalah lumbung suara di NTB. Modal elektoral ini tentu sangat strategis bagi Partai Demokrat,” jelasnya.

Hamid menambahkan, kombinasi pengalaman birokrasi, popularitas, serta kedekatan dengan akar rumput membuat Sukiman Azmi layak dipertimbangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk memimpin Demokrat NTB.

“Dengan berbagai pertimbangan itu, Pak Sukiman sangat layak dipertimbangkan DPP menjadi Ketua DPD Demokrat NTB,” tegasnya.

Selain itu, latar belakang Sukiman Azmi sebagai purnawirawan TNI dinilai menjadi nilai tambah tersendiri. Menurut Hamid, hal tersebut akan memudahkan komunikasi dan konsolidasi politik dengan jajaran elite Partai Demokrat di tingkat pusat, termasuk Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang juga berlatar belakang militer.

“Kesamaan latar belakang ini bisa menjadi keuntungan tersendiri dalam membangun komunikasi politik,” ujarnya.

Hamid juga meyakini, jika Demokrat NTB dipimpin Sukiman Azmi, partai tersebut berpotensi meningkatkan perolehan kursi baik di DPRD Provinsi NTB maupun DPRD kabupaten/kota pada Pemilu 2029 mendatang.

Sementara itu, terkait munculnya nama tokoh dari Pulau Sumbawa, seperti Wali Kota Bima Arahman Abidin, Hamid berpandangan bahwa secara geografis dan strategis, lebih ideal jika Demokrat NTB dipimpin oleh kader atau tokoh dari Pulau Lombok.

“Pusat konsolidasi partai berada di Pulau Lombok, dan mayoritas pemilih NTB juga ada di Lombok. Ini akan memudahkan koordinasi dan penguatan internal partai,” jelasnya.

Dengan pertimbangan tersebut, Hamid menilai sosok Sukiman Azmi yang berasal dari Pulau Lombok merupakan figur yang tepat untuk memimpin Partai Demokrat NTB ke depan.

“Pak Sukiman adalah tokoh Lombok yang pas memegang kendali Demokrat NTB,” pungkasnya.

Red: H A

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *