XPOSE TV//Lombok Timur, NTB โ Pemerintah desa Jenggik Utara, dalam rangka memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, Pemerintah Desa Jenggik Utara melaksanakan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja kader Posyandu di wilayah desa tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 14 Desember 2024, dengan menghadirkan 55 kader Posyandu dari 11 Posyandu yang tersebar di Desa Jenggik Utara. Minggu (15/12/2024).
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua KPM Desa Jenggik Utara, Baiq Husnita, Kepala Desa Saperin, Kasi Kesra M. Dadi Suharto, Sekretaris Desa Ahmad Syopian, Kaur Keuangan Subhan Sauri, serta sejumlah perangkat desa lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jenggik Utara, Saperin, menekankan pentingnya inovasi dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu. Ia mengimbau para kader agar mampu menarik partisipasi maksimal dari masyarakat sehingga layanan kesehatan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung.
“Kita ingin Posyandu menjadi tempat yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta para kader untuk terus berinovasi agar masyarakat merasa nyaman dan terayomi saat berkunjung ke Posyandu,” ujar Saperin.
Selain evaluasi kinerja, Pemerintah Desa Jenggik Utara juga menyerahkan insentif kepada seluruh kader Posyandu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Kepala desa berharap pemberian insentif ini dapat memotivasi para kader untuk bekerja lebih giat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di desa.
Saperin juga menekankan pentingnya penyuluhan kesehatan yang kreatif dan tepat sasaran. “Penyuluhan bisa dilakukan secara sederhana dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Tidak perlu alat yang mewah, tapi yang penting pesannya sampai dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Pada sesi diskusi, Ketua Kader Posyandu Dusun Tenggareng, Nuraini, menyampaikan harapan para kader agar Pemerintah Desa dapat memfasilitasi kebutuhan Posyandu secara optimal. Ia juga mengusulkan agar kader Posyandu diberikan seragam untuk menciptakan kesan yang kompak dan profesional.
“Kami berharap pemerintah desa dapat melengkapi kebutuhan Posyandu, termasuk seragam bagi kader. Dengan begitu, semangat dan kekompakan kami akan semakin terjaga dalam memberikan pelayanan,” ungkap Nuraini.
Menanggapi usulan tersebut, Kepala Desa Saperin berjanji akan memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan Posyandu pada perubahan anggaran tahun 2024 dan tahun anggaran 2025 mendatang.
Kegiatan evaluasi dan monitoring ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Pemerintah Desa Jenggik Utara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan mutu pelayanan Posyandu serta mempererat kerja sama antara pemerintah desa dan kader Posyandu.
Diharapkan, hasil dari evaluasi ini mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Desa Jenggik Utara, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat yang nyata menjelang perayaan akhir tahun 2025.
Narsum: Yogi
Red: H. A.





































